Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti mengaku tak khawatir dengan kondisi fisik ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon, yang tengah mengikuti jadwal padat rangkaian BWF World Tour 2019.
Setelah meraih dua gelar juara beruntun di Indonesia Open 2019 (16-21 Juli) dan Japan Open 2019 (23-28 Juli), ganda putra berjuluk The Minions diketahui tak mengambil jeda istirahat.
Alih-alih pulang ke Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Kevin / Marcus justru lanjut mengikuti ajang Thailand Open 2019 yang telah berlangsung sejak 30 Juli dan akan berakhir 4 Agustus mendatang.
Fakta tersebut membuat kondisi fisik Kevin / Marcus dipertanyakan.
Pasalnya, dua minggu setelah Thailand Open 2019, para pebulutangkis top mancanegara akan dihadapkan dengan event akbar, yakni Kejuaraan Dunia 2019 yang akan berlangsung di Swiss pada 19-25 Agustus mendatang.
Namun, Susy Susanti mengaku tak khawatir dengan kondisi ganda putra nomor satu dunia tersebut.
Keikutsertaan Kevin / Marcus di Thailand Open 2019 disebutnya sudah melalui hitung-hitungan matang dari sang pelatih Herry Iman Pierngadi.
"Saya selalu berdiskusi dengan pelatih, mereka yang lebih tahu kondisi atletnya. Kalau ada kendala seperti otot tertarik, pasti Kevin / Marcus juga tak akan memaksakan bermain," ujar Susy Susanti saat ditemui di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (31/7/2019).
Susy mengaku percaya jika kondisi Kevin / Marcus akan kembali fit 100 persen setelah menjalani istirahat pasca Thailand Open 2019.
Baca Juga: PBSI Tak Bebani Kevin/Marcus Harus Cetak Hat-trick di Thailand Open 2019
Merujuk level dan kelas yang dimiliki The Minions saat ini, istri dari legenda bulutangkis Alan Budikusuma itu yakin jika waktu dua pekan menuju Kejuaraan Dunia 2019 sudah cukup ideal.
"Setelah Thailand Open 2019 ada waktu sekitar dua pekan untuk persiapan. Dengan kelas mereka, saya percaya kondisi fisik bisa segera kembali. Secara teknik mereka sudah matang, tinggal jaga kondisi dan kesehatan saja," pungkas Susy.
Berita Terkait
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya