Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari bertekad untuk mengenyahkan citra 'Anak Bawang' yang kerap kali melekat pada mereka.
Nama Rinov / Pitha mencuat setelah meraih gelar juara dunia junior 2017. Prestasi itu sempat mengejutkan banyak pihak lantaran keduanya baru dipasangkan jelang berlangsungnya event akbar tersebut.
Dua tahun berselang, Rinov / Pitha kini berkiprah di level senior. Meskipun, dalam perjalananya mereka terkesan kurang diperhitungkan lantaran usianya yang masih terbilang muda yakni Rinov 19 tahun serta Pitha satu tahun di atasnya.
Disamping itu, sejak naik kelas ke level senior pada 2018 lalu, Rinov/Pitha masih kesulitan menemukan permainan terbaik khususnya saat berlaga di turnamen BWF World Tour level Super 300 ke atas.
Rinov menyadari jika dirinya dan Pitha harus segera keluar dari citra 'Anak Bawang'. Karena itu, atlet kelahiran Bekasi, Jawa Barat ini bertekad untuk tampil lebih konsisten di turnamen-turnamen ke depan.
"Kami harus jaga konsistensi, kalau poin sudah mepet kenapa jauh lagi? Kalau dari jam terbang, seharusnya sudah cukup buat kami, kan sudah dua tahun berpasangan," ujar Rinov Rivaldy dalam rilis yang diterima Suara.com, Jumat (2/8/2019).
"Kami sudah ikut pertandingan elit, sudah merasakan lawan pemain Top 10, jadi sebenarnya kami sudah harus pasang target untuk bisa leibih baik," sambung Rinov.
Rinov / Pitha kini menduduki peringkat 18 dunia. Fakta itu membuat mereka menjadi pelapis dari dua seniornya, Hafiz Faiza / Gloria Emanuelle Widjaja dan Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti.
Rinvo sendiri sebelumnya sempat mencanangkan untuk bisa menembus Top 10 di akhir tahun 2019. Meski masih terbilang muda, dirinya dan Pitha bertekad untuk mengejar persaingan dengan para seniornya di pelatnas.
Baca Juga: Hasil Babak Kedua Thailand Open 2019: Ganda Campuran Indonesia Rontok
"Mestinya tahun ini harus bisa masuk peringkat 10 besar dunia. Caranya saya dan Pitha harus banyak komunikasi, dan perbaiki latihan lagi," beber Rinov saat ditemui di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, pada Jumat (28/6/2019) lalu.
Kekinian, Rinov/Pitha harus tersingkir dari babak kedua Thailand Open 2019. Mereka kandas di tangan wakil China unggulan kedua, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping dengan skor 10-21, 17-21, Kamis (1/8/2019).
Berita Terkait
-
Dejan/Bernadine Melejit di India, Sang Juara Ungkap Banyak PR Meski Berprestasi
-
Indonesia International Challenge 2025: 5 Ganda Campuran Amankan Tempat di Perempat Final
-
Rinov, Yere, Pitha, dan Lisa Putuskan Keluar Pelatnas, Ini Respons Eng Hian
-
Tekuk Wakil Singapura Lewat Rubber Set, Jonatan Christie Keluhkan Kondisi Kok
-
Indonesia Open 2025: Langkah Rinov/Pitha Terhenti di Babak Awal
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Swiss Open 2026: Leo/Bagas Ungkap Kunci Kemenangan atas Pasangan Chinese Taipei
-
Swiss Open 2026: Teringkir di Babak Awal, Raymond/Joaquin Ungkap Penyebabnya
-
Swiss Open 2026: Ana/Meilysa Lolos ke Babak 16 Besar, Mau Main Tanpa Beban Lawan Pasangan China
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
Swiss Open 2026: Rachel/Febi Tumbang dari Pasangan China, Bingung Tak Ada Angin di Lapangan
-
Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026
-
Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia