Suara.com - Pebalap Alma Pramac Racing, Jack Miller mengaku sangat sulit menolak tawaran balikan dengan pabrikan KTM pada balapan MotoGP musim depan.
Sebelum memutuskan bertahan di tim satelit Ducati itu, nama Miller masuk dalam kandidat terkuat pengganti Johann Zarco.
Seperti diketahui, Zarco mengumumkan keputusannya hengkang dari KTM akhir musim ini pada, Senin (12/8/2019) lalu.
Zarco yang sebelumnya dikontrak selama dua tahun, memutuskan memangkas kontrak lantaran sulit beradaptasi dengan motor KTM RC16.
Nama Miller pun mencuat digadang-gadang sebagai pengganti Zarco seiring, saat itu, masa depannya di Pramac Racing juga belum jelas.
Pasalnya ada rumor bila Jorge Lorenzo akan menggantikan Miller. Namun Lorenzo beberapa hari lalu dengan tegas menyatakan bertahan di Repsol Honda.
Miller tak menampik ia sempat tergoda reuni dengan KTM, yang pernah membawanya jadi runner-up Moto3 pada musim 2014 silam.
Namun ia memilih melanjutkan karier di Pramac setelah mendapatkan kepastian mendapatkan motor pabrikan Ducati pada MotoGP 2020.
"Ya saya sempat memikirkan untuk balik ke KTM. KTM adalah pabrikan yang hebat. Saya menuai banyak kesuksesan di masa lalu bersama KTM," ujar Miller, dikutip dari Motorsport, Sabtu (24/8/2019).
Baca Juga: Marquez Jatuh, Quartararo Berjaya di Latihan Bebas MotoGP Inggris 2019
"Saya juga punya hubungan yang baik dengan para petinggi KTM. Jadi agak sulit untuk menolak balikan dengan KTM," tukas pebalap yang mulai naik ke kelas MotoGP pada musim 2015 ini.
Berita Terkait
-
MotoGP Inggris 2019, Huni Papan Bawah, Lorenzo: Saya Belum Sembuh
-
Masih kompetitif, Crutchlow Bakal Makin Lama Bersama Honda?
-
Tanggapi Hengkangnya Zarco dari KTM, Rossi Merasa De Javu
-
Cedera Lama, Lorenzo Sempat Merasa Jiper dengan Karier Balapnya
-
MotoGP 2019: Diisukan Cabut dari Honda, Ini Jawaban Jorge Lorenzo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026