Suara.com - Timnas basket Indonesia mendapat suntikan dua pemain asing jelang mengikuti turnamen Hualien Kwen Fu International di Taiwan, 23-30 September mendatang.
Pelatih Timnas Basket Indonesia, Rajko Toroman memanggil Danzel Bowles dan Brandon Jawato.
Danzel pebasket yang bermain di liga bola basket Filipina bersama, Rain or Shine Elasto Painters. Sementara Jawato bermain di CLS Knights Surabaya.
Kedatangan dua pebasket asing ini diharapkan bisa memperkuat Timnas Indonesia yang sejak lama memang kekurangan pemian-pemian berpostur tinggi besar.
"Dia (Denzel) merupakan salah satu pemain penting bagi kita. Begitu juga dengan Brandon, dia kini juga latihan bersama kami. Dia berlatih sangat keras," ujar Toroman di BritamA Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (17/9/2019).
Danzel baru bergabung bersama Timnas Indonesia pada, Senin (16/9/2019). Saat ini, fokus pebasket bertinggi badan 2,07 meter tersebut adalah meningkatkan kondisi fisik pasca cedera 1,5 bulan lalu.
"Yang terpenting, dalam latihan ini adalah membuat Denzel mengikuti ritme permainan kita. Sebelumnya Denzel sudah tidak berlatih sekitar 1,5 bulan. Terakhir dia main di Filipina. Dia sebelumnya masih menjalani recovery cedera," beber Toroman.
"Dia masih mencoba untuk masuk ke sistem. Kita lakukan perlahan-lahan. Jadi memang tak mudah baginya untuk kembali setelah 1,5 bulan tak latihan," sambungnya.
Denzel dan Jawato kini masih menunggu proses adiminstrasi penerimaan paspor Indonesia.
Baca Juga: China Open 2019: Beda Nasib Praveen / Melati dan Sang Junior
Meski sama-sama berstatus sebagai pebasket asing, Denzel dan Jawato nantinya akan memiliki status berbeda dalam skuat Indonesia.
Sebagai pemain yang tidak memiliki darah Indonesia, Denzel yang berasal dari Amerika Serikat akan berstatus sebagai pemain naturalisasi.
Sementara Brandon Jawato yang merupakan pebasket Amerika Serikat berdarah Bali, memiliki peluang untuk menjadi pemain lokal layaknya pebasket Timnas Indonesia lainnya.
"Saya sangat optimis. Di latihan ini, atmosfernya sangat bagus. Saya pikir di Taiwan nanti kita akan jadi tim yang lebih baik dari di Medan beberapa waktu lalu," pungkas Toroman.
Berita Terkait
-
SEA Games 2019: Adhi Pratama Optimis Timnas Basket Indonesia Rebut Emas
-
Timnas Basket Putra Indonesia Loloskan 18 Pemain ke Pelatnas SEA Games 2019
-
Resmi, Timnas Basket Indonesia Bakal Ikut IBL Musim Depan
-
Ini Sistem yang Diterapkan Toroman di Timnas Basket Indonesia
-
Untuk Lolos Piala Dunia, Timnas Basket Indonesia Tak Butuh Sosok Superman
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora