Suara.com - Pembalap dari tim pabrikan Aprilia, Aleix Espargaro sempat menunjukkan bahwa timnya juga bisa tampil kompetitif pada MotoGP Aragon hari Minggu lalu (22/9/2019).
Pada balapan tersebut, ia berhasil finis di urutan ketujuh. Posisi tersebut sekaligus menjadi capaian terbaik tim asal Italia tersebut musim ini.
Walaupun demikian, pembalap ini merasa tak puas. Walaupun kompetitif, pembalap ini sempat kehilangan dua posisi. Ia pun membeberkan alasannya.
"Pada putaran awal saya merasa sedikit takut dan khawatir sebab saya merasa ada yang salah dengan motor saya yang memiliki bahan bakar penuh." ujarnya dikutip dari Crash.
"Namun beberapa saat setelah itu, saya mulai bisa kompetitif dan saya sangat menikmatinya." imbuhnya.
Finis dengan selisih sekitar 10 detik dari pemenang balapan, Marc Marquez, Espargaro merasa motornya kurang kompetitif.
"Pada kenyataanya kami tidak cukup kompetitif. Aprilia dan saya tidak berada di tempat yang seharusnya. Bisa saja kami bilang kami senang saat ini dan seterusnya, namun pada kenyataanya kami menderita dan saya berharap kami bisa sekompetitif ini musim depan di setiap balapan." kata pembalap bernomor 41 tersebut.
"Saya ogah muluk-muluk berbicara tentang podium. Namun pada setiap balapan kami harus berada di posisi 8 besar dan finis dengan selisih waktu 15 detik dari pemenang." ujar sang rider Spanyol.
Baca Juga: Marquez Terkejut Rider Yamaha Tampil Buruk di MotoGP Aragon
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko