Suara.com - Justine Fortune, pelatih fisik dan kebugaran Manny Pacquiao, menuding Floyd Mayweather Jr. 'takut' bila tarung ulang dengan Pacquiao.
Sebab, kata Fortune, Mayweather sadar bahwa kali ini akan kalah melawan ikon tinju dunia asal Filipina tersebut.
Bila kalah, maka rekor sempurna 50 kali tak pernah kalah dalam karier tinju Floyd Mayweather yang selalu diagung-agungkannya itu akan tercoreng.
"Mayweather tidak bodoh. Dia tahu apa yang akan dihadapinya bila melawan Pacquiao lagi," kata Fortune, dikutip dari Phil Star, Selasa (8/10/2019).
"Jika tarung ulang itu terjadi, saya memprediksi Pacquiao akan mengalahkan Mayweather dengan sangat buruk," lanjutnya.
Wacana pertarungan Manny Pacquiao vs Floyd Mayweather jilid 2 terus mengemuka hingga saat ini.
Menurut Fortune ada beberapa faktor yang bisa membuat wacana tersebut teralisasi. Salah satunya dorongan publik.
"Saya rasa bila ada cukup dorongan dari publik untuk membuat tarung ulang tersebut, maka itu bisa terjadi," tuturnya.
"Tapi semua juga bergantung dari Manny Pacquiao, MP Promotions—perusahaan promotor milik Pacquiao—, dan Mayweather," tukas Fortune.
Baca Juga: Manny Pacquiao: Saya Terpikir untuk Pensiun, Tapi...
Duel pertama Manny Pacquiao vs Floyd Mayweather berlangsung pada 2 Mei 2015 di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat.
Dalam pertarungan tersebut Floyd Mayweather menang angka mutlak (unanimous decision) atas Manny Pacquiao.
Berita Terkait
-
Taklukan Derevyanchenko, Golovkin Rebut Dua Sabuk Juara Dunia
-
Hadapi Mokoena, Daud Yordan: Menang KO atau Tidak, Intinya...
-
Punya Sejarah Cukup Buruk Lawan Petinju Afsel, Daud Yordan Waspada Penuh
-
Kejuaraan Dunia IBA: Ongen Saknosiwi Incar KO Petinju Filipina
-
Berita Olahraga Pilihan: Ini Alasan Pacquiao Jadi Rebutan Petinju Top Dunia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko