Suara.com - Dua pembalap Malaysian Cub Prix terkena penalti, karena melakukan selebrasi yang dianggap membahayakan. Dua pembalap itu melakukan selebrasi goyangan yang viral dengan lagu 'Entah Apa yang Merasukimu'.
Melalui jejaring Instagram, akun @msiancubprix mengunggah video detik-detik pembalap yang melakukan selebrasi.
Diketahui dua pembalap yang berlaga di Malaysian Cub Prix itu adalah Md Ashraffi M Razi dari Yamaha NVX Challenge (nomor 23) dan pembalap nomor 14 Haziq Md Hamdan dari Pro-Am Cup.
Seperti kita ketahui bersama, belakangan ini sedang viral lagu 'Entah Apa yang Merasukimu' dengan goyangan seperti yang dilakukan seorag pembalap di video tersebut.
Pada keterangan video, @msiancubprix menjelaskan "Untuk alasan keselamatan, semua pembalap harus meletakkan kedua tangannya di setang selama balapan berlangsung, jika tidak maka pembalap akan dikenakan hukuman (penalti)"
"Kedua pembalap dikenakan hukuman penalti pada perlombaan selanjutnya di Tangkak, Johor."
Sementara itu di kolom komentar banyak warganet yang mempertanyakan tentang peraturan tersebut. Tak sedikit yang membandingkan dengan selebrasi pembalap di kelas MotoGP.
Namun memang pada ajang Malaysian Cub Prix, pembalap tidak boleh melepaskan kedua tangan dari setang sebelum melewati garis finis.
Baca Juga: MotoGP: Terdepak dari Tim Satelit KTM, Syahrin Turun Kelas Musim Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games