Suara.com - Sektor ganda campuran Indonesia dirundung masalah indisipliner dalam persiapan mengikuti tur Eropa, Denmark Open dan French Open 2019, yang berlangsung minggu depan.
Praveen Jordan dan kawan-kawan kedapatan ke luar asrama PBSI diam-diam tanpa sepengetahuan pelatih. Bahkan, beberapa diantaranya menggunakan surat yang telah dimanipulasi untuk bisa melancarkan aksinya tersebut.
Kini, atlet-atlet yang terbukti indisipliner telah mendapat hukuman dari pelatih Richard Mainaky. Mereka diberi sanksi keras berupa Surat Peringatan (SP) 2.
Asisten pelatih Nova Widianto berharap pemberian hukuman itu bisa membuat suasana sektor ganda campuran kembali kondusif. Para atlet diharapkan bisa membuktikan diri di dua turnamen Eropa tersebut.
"Persiapan kali ini lumayan bagus walaupun singkat. Intensitas latihan tinggi lantaran evaluasi tur Asia kemarin yang hasilnya tidak bagus," ujar Nova Widianto di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (10/10/2019).
"Kami kemarin sempat marah-marah ke mereka setelah melihat hasil dan kondisi anak-anak di luar lapangan. Tapi sekarang sudah bagus. Satu minggu setengah ini latihan sudah oke, mudah-mudahan hasil di tur Eropa ini bagus," sambungnya.
Salah satu yang Nova tekankan terkait evaluasi dari hasil buruk di China Open dan Korea Open 2019 lebih mengarah ke sisi non-teknis. Praveen Jordan dan kawan-kawan dinilai belum memiliki keinginan kuat untuk menjadi juara.
"Kemarin mereka banyak kalah karena faktor non-teknis. Istilahnya, keinginan untuk menangnya kurang. Jadi kadang kalau ketemu lawan unggulan di 16 besar, delapan besar, semifinal dan final itu berbeda," beber Nova.
"Kalau ketemu unggulan di semifinal, perasaan ngototnya masih ada. Yapi kalau di 16 besar atau delapan besar, mereka seperti tak punya keyakinan untuk menang," pungkasnya.
Baca Juga: Beri Sanksi SP2, Richard Anggap Kasus Indisipliner Praveen Cs Selesai
Sektor ganda campuran PBSI mengirim empat wakil dalam tur Eropa kali ini. Yaitu Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow, dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.
Berita Terkait
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026, Sabar/Reza hingga Ginting Siap Bertanding
-
Gagal Total di Indonesia Open 2026, PBSI Tarik Fajar/Fikri dari Australia Open
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia