Suara.com - Pelatih Amartha Hangtuah, Harry Prayogo menegaskan timnya akan merekrut wajah-wajah baru untuk mengisi tiga slot pemain asing jelang Indonesian Basketball League (IBL) 2020.
Kondisi itu membuat mantan pemain asing IBL, Gary Jacobs dipastikan tak akan bereuni dengan Hangtuah untuk gelaran IBL musim ini.
Untuk diketahui, Gary adalah salah satu pilar penting Hangtuah di IBL musim 2018-2019. Point guard Amerika Serikat itu merupakan pendulang poin utama Hangtuah.
Musim lalu, pebasket berambut gimbal itu harus mengakhiri kebersamaannya dengan Hangtuah lebih cepat.
Dia memutuskan berpisah dengan Hangtuah di seri keenam IBL 2018-2019 lantaran ingin fokus mengurus ibunya yang dikabarkan sakit.
Laga terakhir Gary untuk Hangtuah terjadi pada laga melawan Pacific Caesar Surabaya di GOR Pacific, Surabaya, Minggu (3/2/2019).
Dalam laga tersebut, Gary menjadi pendulang poin terbanyak bagi timnya dengan torehan double-double, yakni 36 poin dan 11 rebounds. Ia membawa Hangtuah menang 83-76 dari Pacific.
"Ya kita berterima kasih kepada Gary Jacobs atas jasanya untuk Hangtuah. Tapi kami akan pakai pemain baru semua dari draft nanti," ujar Harry di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019).
Tanpa opsi merekrut Gary, Harry menyebut Hangtuah akan mencari tiga wajah baru untuk mengisi slot tiga pemain impor.
Baca Juga: Lewati Laga Sengit, Hendra: Kami Sudah Duga Bakal Ramai
"Kami butuh big man karena size pemain kami kecil. Tapi saya yakin dengan skuat yang ada, mereka bisa kasih kontribusi lebih," jelasnya.
"Ya yang pasti pemain (impor) yang akan kami ambil adalah wajah baru semua," pungkas Pelatih Amartha Hangtuah, Harry Prayogo.
Berita Terkait
-
Menang dari Satria Muda, Pelatih Hangtuah: Masih Banyak Kekurangan
-
IBL 2020: Satria Muda Butuh Point Guard dan Center Asing
-
Satria Muda Kalah dari Hangtuah di Laga Uji Coba, Pejic: Tim Belum Lengkap
-
IBL 2020: Tanggalkan Status Kapten NSH Jakarta, Wendha Merapat ke Louvre
-
Sambut IBL 2020, Kelly Purwanto Akan Lanjutkan Tradisi Rajah Tubuh
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field