Suara.com - Sejumlah pertandingan SEA Games 2019 di Filipina terpaksa ditunda menyusul ancaman Badai Kammuri yang diprediksi melintasi wilayah Luzon malam ini hingga besok.
"Namanya badai ini kan force majeur, kita tidak bisa intervensi. Beberapa cabang olahraga ditunda terutama yang digelar outdoor," ungkap Chef de Mission atau Kepala Kontingen Indonesia Harry Warganegara di Manila, Senin (2/12/2019).
Harry mengatakan semua pertandingan outdoor yang digelar di klaster Clark dihentikan mulai hari ini dan besok, Selasa.
"Kami juga bilang ke panitia saat pertemuan CdM agar mereka mempertimbangkan soal penambahan hari, belum lagi perubahan tiket yang akan menjadi biaya ekstra, jadi jika kami menambah hari agar tidak dikenakan biaya," kata Harry soal penundaan pertandingan.
Kemungkinan jadwal sejumlah pertandingan SEA Games 2019 akan dipadatkan.
"Tapi artinya sebelum tanggal 11 semuanya sudah selesai," kata Harry dilansir dari Antara.
Cabang olahraga layar yang sedianya digelar di Subic mulai hari ini, menjadi salah satu pertandingan yang ditunda.
Media setempat mengabarkan jika Badai Kammuri diprediksi mendarat di Bicol, Kepulauan Luzon, antara Senin sore dan Selasa pagi.
Baca Juga: SEA Games: Cantika Tambah Perolehan Emas Indonesia, Pecahkan 3 Rekor Dunia
Berita Terkait
-
Tujuh Jahitan di Lengan Tak Halangi Harris Sumbang Medali untuk Indonesia
-
Taklukan Singapura, Tim Putri Indonesia Hadapi Thailand di Final SEA Games
-
Jonatan Christie Cs Siap Tempur, Ini Susunan Pemain Indonesia vs Thailand
-
Johan Jauhari Tambah Perolehan Medali Emas Indonesia di SEA Games 2019
-
Klasemen Sementara Perolehan Medali SEA Games 2019: Indonesia Peringkat 6
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara