Suara.com - Tim bulutangkis beregu putra Indonesia berhasil melaju ke babak final SEA Games 2019 setelah sukses menundukkan Thailand dengan skor 3-0 di laga semifinal, Senin (2/12/2019).
Anthony Sinisuka Ginting menjadi penentu kemenangan skuat Merah-Putih setelah mempecundangi Sitthikom Thammasin.
Turun sebagai wakil ketiga, Anthony menang 21-14, 21-13 di Muntinlupa Sports Complex, Filipina.
Sebelum Anthony, pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto sukses menggandakan keunggulan tim menjadi 2-0 pasca di laga pembuka, tunggal putra Jonatan Christie meraih kemenangan.
Fajar / Rian menyumbangkan poin setelah menundukkan Bodin Isara / Maneepong Jongjit dalam pertarungan rubber game dengan skor 22-20, 19-21, 21-17.
Usai menang, Fajar / Rian sendiri mengaku sempat kesulitan lantaran masih beradapatasi dengan kondisi lapangan di Muntinlupa Sports Complex. Hal itu membuat mereka kesulitan menaklukkan Isara/Jongjit.
Sebagaimana diketahui, jawara Swiss Open 2019 itu sempat menang mudah dari wakil Thailand tersebut. Di China Open 2019 lalu, Fajar / Rian menghajar Isara / Jongjit dalam pertarungan dua game langsung 21-14, 21-11.
“Bukannya beralasan, tapi memang kenyataannya kami dapat bye, sementara mereka sudah coba lapangan," ujar Fajar dalam rilis yang diterima Suara.com, Senin (2/12/2019).
"Jadi penguasaan situasi, angin dan lapangan, mereka sudah lebih dulu dari kami. Adaptasi lapangan kami lebih terlambat dari lawan,” paparnya.
Baca Juga: Lakoni Comeback Impresif, Persebaya Tekuk Madura United di Derby Jatim
Sementara itu, Rian Ardianto mengatakan bahwa Isara / Jongjit tampil cukup baik dalam laga ini. Pertahanan wakil Thailand disebutnya sulit untuk ditembus.
“Hari ini mereka bermain lebih safe dan nggak gampang mati. Balikan bola mereka juga banyak yang menyusahkan," jelas Rian.
"Bola-bola tanggung juga kami banyak mati sendiri. Lawan juga tadi lebih berani dibanding pertemuan sebelumnya,” tukasnya.
Berita Terkait
-
Fajar/Fikri Fokus Bangkit, Tak Mau Larut dari Hasil Buruk Piala Thomas 2026
-
Fajar/Fikri Matangkan Persiapan Jelang Singapura Open dan Indonesia Open 2026
-
Rian/Rahmat Tak Mau Larut dalam Hasil Buruk, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Minta Maaf, Janji Tim Thomas Indonesia Bangkit Lebih Kuat
-
Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Grup D Piala Thomas 2026, Fajar Diduetkan dengan Joaquin
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Comeback Dramatis! Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva Segel Tiket Final Maroko Open 2026
-
Jadwal Malaysia Masters 2026: Indonesia Tersisa Jojo dan Ubed
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Bukan Sekadar Permainan Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Anggota KONI Pusat
-
Pelita Jaya Buka Peluang Tampil di EASL 2026, Siap Hadapi Dominasi Tim Basket Korsel hingga Jepang!
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026