Suara.com - Tim bulutangkis Indonesia bersiap menghadapi pertandingan nomor perorangan selepas selesai menjalani laga dan berjaya di nomor beregu putra.
Sebanyak 16 pemain kini tengah bersiap mematangkan teknik dan fisik untuk menunjang penampilan di lapangan.
Terkait target di nomor perorangan SEA Games 2019, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti mengatakan pihaknya mengincar minimal satu emas.
"Harapan saya semua atlet siap berjuang lagi dan tampil maksimal, agar bisa masuk target untuk menyumbangkan satu sampai dua emas lagi untuk tim Indonesia," kata Susy, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (4/12/2019).
"Bulutangkis ditarget minimal 2 emas. Tapi kami berusaha untuk bisa meraih 3 emas, 2 perak dan 3 perunggu," Susy menambahkan.
Tunggal putra akan menurunkan Shesar Hiren Rhustavito dan Firman Abdul Kholik.
Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting yang memperkuat tim Indonesia di beregu, akan bertolak ke Jakarta untuk persiapan World Tour Finals 2019 di Guangzhou, China.
"Yang penting optimis dulu. Kalau dipastikan hasilnya bagaimana, saya rasa tidak ada yang bisa memastikan," ujar Pelatih Tunggal Putra PBSI, Hendry Saputra.
"Mudah-mudahan dua pemain yang turun ini bisa membuktikan yang terbaik dalam ujian pertandingan kali ini,do the best saja untuk Indonesia," sambungnya.
Baca Juga: Klasemen Perolehan Medali SEA Games 2019: Indonesia Turun 1 Tingkat
Perubahan Pemain
Perubahan pemain terjadi di sektor tunggal putri. Fitriani yang sedianya turun memperkuat Indonesia, akhirnya ditarik mundur karena cedera engkel kiri.
Fitriani digantikan oleh Ruselli Hartawan. Selain Ruselli, Gregoria Mariska Tunjung juga akan main di nomor perorangan tunggal putri.
Ganda putra akan memainkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf.
Kemudian Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto akan turun di sektor ganda putri.
Terakhir dari ganda campuran, pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dipasang untuk merebut medali perorangan.
Tag
Berita Terkait
-
Klasemen Perolehan Medali SEA Games 2019: Indonesia Turun 1 Tingkat
-
Indonesia Bungkam Malaysia di Final dan 4 Berita Olahraga Pilihan Lainnya
-
SEA Games 2019: Indonesia Kawinkan Medali Emas dari Boling Nomor Ganda
-
Indonesia Rajai Bulutangkis ASEAN, Ini Daftar Juara Beregu Putra SEA Games
-
Fajar / Rian Gagal Sumbang Poin, Herry: Prediksi Saya Memang Kalah, Tapi...
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026
-
Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Daftar 14 Wakil Indonesia Swiss Open 2026, Ada Anthony Sinisuka Ginting
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga
-
Kedokteran dan Berkuda: Kunci Disiplin Ganda dr Byanca Lauwardi