Suara.com - Cabang olahraga bulu tangkis dan atletik kembali diharapkan untuk menyumbang medali emas untuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2019 yang salah satunya untuk tujuannya untuk mempertahankan posisi dua besar klasemen.
Bertanding di Muntinlupa Sports Center, Filipina, Senin (9/12/2019), ada tiga peluang emas bulu tangkis yang bisa dibawa pulang ke Indonesia. Peluang pertama ada di tangan Praveen Jordan/Melati yang akan menghadapi wakil Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Sevon. Sebelumnya Indonesia sudah merebut emas dari beregu putra.
Berikutnya tunggal putri Ruselli Hartawan. Kejutan pemain muda ini diharapkan terus berlanjut pada laga final yang bakal menantang tunggal putri asal Malaysia Selvaduray Kisona.
Peluang berikutnya datang dari ganda putri senior Greysia Polii / Apriyani Rahayu. Ganda putri terbaik Indonesia akan menghadapi wakil Thailand Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong di partai puncak kejuaraan dua tahunan itu.
"Kami harus menikmati setiap pertandingan dan kami nggak mau mikir gimana-gimana dulu. Mau fokus aja di lapangan,” kata Greysia dalam keterangan resminya seperti dilansir Antara.
“Mereka (pasangan Thailand) pasti punya strategi untuk mengatasi kami. Kami akan mempelajari juga dan mempersiapkan. Sebelum masuk lapangan kami harus siap lagi dan fokus lagi,” kata partner Greysia, Apriyani Rahayu menambahkan.
Jika bulu tangkis ada peluang tiga emas, begitu juga dari atletik. Ada beberapa peluang yang bisa dimaksimalkan seperti dari jalan cepat 20 km putra lewat Hendro maupun Bayu Prasetyo. Begitu juga lewat lari gawang putri lewat Emilia Nova.
Agus Prayogo juga kembali turun di setelah sebelumnya meraih emas marathon dan perak 10 ribu meter. Atlet yang juga anggota TNI ini bakal turun di nomor 5.000 meter. Begitu juga nomor estafet 4x100 bersama Eko Rimbawan dan kawan-kawan.
Selain itu dari klaster Luzon diharapkan kembali menyumbangkan emas yang salah satunya lewat balap sepeda BMX. I Gusti Bagus Saputra dan Rio Akbar menjadi tumpuan. Tak ketinggalan skateboard yang terus berusaha mencuri emas dari tuan rumah Filipina.
Baca Juga: SEA Games 2019: Melaju ke Final, Greysia / Apriyani Ingin Tampil Rileks
Dari klaster Clark selain atletik ada panahan. Nomor tim compound putri menjadi andalan meraih emas setelah satu hari sebelumnya banyak emas diraih termasuk dari Hendra Purnama dari nomor recurve.
Tinju juga tidak ketinggalan. Bertanding di PICC Forum, dua petinju Indonesia melangkah ke final yaitu Endang pada kelas 48 kg putri serta Kornelis Kwangu Langu pada kelas 46-49 kg (light flyweight).
Cabang bela diri selain dari tinju, emas diharapkan kembali datang dari karate, taekwondo hingga jujitsu. Emas dari disiplin ini diharapkan mengalir seperti Sambo yang mampu bikin kejutan di kejuaraan dua tahunan ini.
Hingga hari ke delapan pelaksanaan SEA Games 2019, kontingen Indonesia masih bertahan di posisi dua dengan 66 emas, 63 perak dan 79 perunggu. Raihan emas sendiri telah melebihi target Presiden Jokowi yaitu 60 emas. Namun, jumlah emas saat ini sama dengan Vietnam yang berada di posisi tiga yaitu 66 emas, 59 perak dan 79 perunggu.
Untuk posisi puncak tetap dihuni oleh tuan rumah Filipina dengan perolehan 113 emas, 87 perak dan 86 perunggu. Jika dilihat dari selisih cukup mustahil untuk mengejar tim tuan rumah.
Berita Terkait
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Libas Malaysia 3-2, Indonesia Keluar sebagai Juara Grup D BATC 2026
-
Seleknas PBSI 2026: Intip Daftar Lengkap Calon Bintang Baru Pelatnas Cipayung
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
Alwi Farhan Juara Indonesia Masters 2026
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Jadwal Lengkap IBL 2026 Pekan Ke-6: Menanti Aksi Juara Bertahan dan Derbi Jakarta
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026