Suara.com - Pelatih kepala Timnas basket Indonesia, Rajko Toroman meminta para pemainnya untuk tampil habis-habisan dalam laga perebutan medali perunggu SEA Games 2019.
Timnas Indonesia yang kalah dari Filipina di semifinal, akan memperebutkan podium ketiga dengan Vietnam.
Laga Indonesia vs Vietnam ini akan berlangsung di Mall of Asia Arena, Filipina, Selasa (10/12/2019).
"Vietnam adalah tim yang sangat kuat. Tapi kami harus bisa puas dengan hasil yang ada (terhenti di semifinal)," ujar Rajko Toroman usai laga semifinal SEA Games 2019, Senin (9/12).
"Saya pikir kami berada di jalur yang benar. Intinya, kami harus bermain habis-habisan. Untuk sekarang, medali perunggu adalah pencapaian yang sudah maksimal," sambungnya.
Indonesia gagal memperpanjang napas untuk merebut medali emas setelah di semifinal kalah dari tuan rumah Filipina dengan skor 70-97.
Mundur ke belakang, hal yang menjadi sorotan sejatinya bukan soal kekalahan dari Filipina.
Namun, performa buruk Abraham Damar Grahita dan kawan-kawan saat secara mengejutkan kalah dari Thailand di laga pembuka penyisihan Grup B.
Secara hitung-hitungan, Indonesia bisa menghindari Filipina di semifinal apabila menjadi juara Grup B.
Baca Juga: Tampil Melempem di SEA Games 2019, Herry 'Sentil' Fajar / Rian
Namun kekalahan dari Thailand dengan skor 76-98 membuat skema di atas buyar.
Lolos sebagai runner-up Grup B membuat Timnas Indonesia mau tak mau harus menghadapi Filipina selaku jawara Grup A di semifinal SEA Games 2019.
Toroman tak menampik kekalahan dari Thailand harus dibayar mahal. Dia menyebut timnya kurang siap saat harus menghadapi Thailand di laga perdana SEA Games 2019.
"Kita juga memiliki jadwal yang kurang menguntungkan. Kita menghadapi Thailand di pertandingan pertama. Dan itu membuat kita terkejut karena kita tidak melihat apa yang mereka lakukan, permainan apa yang mereka terapkan," tutur Toroman yang resmi menjadi pelatih Tim Indonesia sejak akhir Juli lalu.
Tag
Berita Terkait
-
SEA Games 2019: Dua Pebalap Indonesia Terpeleset, Emas Melayang
-
SEA Games: Terhenti di Semifinal, Toroman Tetap Sanjung Timnas Indonesia
-
Tampil Melempem di SEA Games 2019, Herry 'Sentil' Fajar / Rian
-
Kekuatan Emas Dalam Kelembutan Medina Warda Aulia
-
Top 5 Olahraga: Posisi Indonesia Melorot, Klasemen Akhir Medali Bulutangkis
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026