Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Selasa, 10 Desember 2019 | 17:15 WIB
Pebasket Indonesia Andakara Prastawa Dhyaksa (kanan) mendribel bola melewati pebasket Filipina Matthew Wright dalam pertandingan babak semifinal basket putra SEA Games 2019 di SM Mall of Asia Arena, Manila, Filipina, Senin (9/12). [Antara/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Perjuangan Timnas basket Indonesia di ajang SEA Games 2019 berakhir pahit. Skuat Garuda dipastikan pulang ke Tanah Air tanpa raihan medali.

Hal itu menyusul kekalahan dari Vietnam dalam laga perebutan medali perunggu SEA Games ke-30 Filipina.

Bertanding di Mall of Asia Arena, Filipina, Selasa (12/12/2019), Andakara Prastawa Dhyaksa cs kalah dengan skor 71-86.

Hasil itu memastikan skuat asuhan Rajko Toroman pulang dengan tangan hampa, setelah sebelumnya gagal memenuhi target lolos minimal ke babak final.

Tim Garuda sejatinya mengawali laga dengan cukup meyakinkan. Mereka sukses mengungguli The Golden Star dengan skor 19-17 di kuarter pertama.

Namun, setelahnya Vietnam justru tampil lebih dominan. Sementara skuat Merah Putih banyak melakukan kesalahan.

Catatan 19 turnovers (TO) berbanding delapan milik Vietnam menjadi bukti buruknya penguasaan bola milik Indonesia.

Lebih parah, Vietnam juga begitu fasih memanfaatkan kesalahan-kesalahan pemain Indonesia. Mereka mampu mengkonversi 30 poin dari 19 TO milik skuat Garuda.

Pebasket Indonesia Abraham Damar Grahita (kanan) mendribel bola dihadang pebasket Filipina Christian Karl Standhardinger dalam pertandingan babak semifinal basket Putra SEA Games 2019 di SM Mall of Asia Arena, Manila, Filipina, Senin (9/12). [Antara/Sigid Kurniawan]

Dang Khoa Tran menjadi bintang dalam kemenangan Indonesia vs Vietnam. Ia total mengemas 21 poin, 6 rebounds, dan 2 assists.

Sementara empat pemain The Golden Star lainnya yang sukses menyumbang double digit poin adalah Christopher William Dierker, Doung Justin Young, Thanh Tam Dinh, dan Thanh Sang Dinh.