Suara.com - Indonesia tak lagi menyisakan perwakilan di sektor tunggal putri Malaysia Masters 2020 usai Ruselli Hartawan terhenti kiprahnya di babak kedua, Kamis (9/1).
Ruselli harus mengakui ketangguhan wakil China, He Bing Jiao, setelah kalah dua game langsung, 13-21 dan 17-21, di Axiata Arena, Kuala Lumpur.
Ini merupakan perjumpaan keempat Ruselli dengan He. Dalam empat pertemuan tersebut, Ruselli belum sekalipun memetik kemenangan atas ranking tujuh dunia itu.
"Secara keseluruhan, saya tadi banyak mati sendiri. Lawan memang susah dihadapi, tapi sebetulnya masih ada peluang," ujar Ruselli dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Kamis malam.
"Tadi banyak error karena kurang tahan, buru-buru mau mematikan jadinya bikin kesalahan. Maunya main bagus tapi kurang tahan," bebernya.
Ruselli yang harus merangkak dari babak kualifikasi, mau tak mau harus angkat koper di babak kedua Malaysia Masters 2020.
Ia mengaku tak puas dengan penampilannya di turnamen bulutangkis BWF World Tour Super 500 ini.
"Tentunya saya kecewa kalah di babak kedua, nggak sesuai dengan harapan saya. Paling tidak kalau kalah bisa kasih perlawanan, tapi tadi di game kedua sudah mepet tapi jauh lagi skornya," ujarnya.
"Saya kurang tahan. Lawan itu bola atasnya sering tidak terduga karena dia sering jumping smash."
Baca Juga: Unggul Telak, Manny Pacquiao Petinju Terbaik Dunia 2019
"Evaluasinya, saya harus banyak latihan lagi, lebih giat lagi latihannya, terutama melatih ketahanan," pungkas Ruselli.
Dengan hasil ini, sektor tunggal putri Indonesia belum bisa mengirkan wakilnya ke babak perempat final Malaysia Masters 2020.
Tiga wakil sebelumnya, yakni Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani, dan Lyanny Alessandra Mainaky sudah lebih dulu angkat koper.
Tag
Berita Terkait
-
Malaysia Masters: Lebih Siap, Greysia / Apriyani Kandaskan Tuan Rumah
-
Hadapi Wakil Korsel, Fajar/Rian Ingin Tampil Lebih Sabar
-
Malaysia Masters 2020: Jonatan Christie Tak Ingin Remehkan Rasmus Gemke
-
Kemenpora Beri Surat Peringatan ke-2 dan Berita Olahraga Pilihan Lainnya
-
Gregoria Terhenti, Berikut Hasil Wakil RI di Malaysia Masters 2020 Hari Ini
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati