Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin resmi naik tingkat ke level senior. Naik level, kedua pebulutangkis muda Indonesia tersebut mengaku tak ingin kehilangan kesempatan untuk mencuri ilmu dari ganda putra andalan Merah Putih Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Gideon.
Leo/Daniel merupakan talenta anyar dari sektor ganda putra PBSI. Sebelum naik tingkat ke level senior, keduanya merupakan salah satu pasangan ganda putra junior terbaik dunia.
Di tahun 2019, Leo/Daniel berhasil meraih gelar-gelar penting. Dua diantaranya adalah medali emas Kejuaraan Dunia Junior dan medali emas Kejuaraan Asia Junior.
Leo mengaku senang kini bisa mendapat kesempatan berlatih bersama di level senior. Berkat hal itu, dirinya dan Daniel jadi bisa mencicipi latihan bersama para pasangan ganda putra terbaik Indonesia.
Selain The Minions--julukan Kevin/Marcus, Leo/Daniel juga bakal berlatih bersama bersama peringkat dua dan lima dunia yakni Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
"Target kami ingin curi ilmu, itu pasti. Tekanan di level senior itu berbeda dengan saat latihan di pratama," ujar Leo Rolly Carnando di XXI Club, Djakarta Theatre, Jakarta, pada Rabu (5/2/2020).
"Kalau di level senior itu para pemainnya kan lebih berpengalaman. Jadi permainan (saat latihan) jadi lebih sulit," tambahnya.
Sebagai pasangan muda, peringkat Leo/Daniel saat ini cukup jauh dari ganda putra Indonesia lainnya yang telah lebih dulu berkecimpung di level senior. Mereka kini duduk di peringkat 69 dunia.
Baca Juga: Beranjak ke Level Senior, Leo / Daniel Siap Kerja Keras
"Untuk tahun 2020 yang penting kami bisa masuk peringkat 30-20 besar dahulu. Hal itu penting agar kami bisa mengikuti turnamen-turnamen BWF level Super 750 ke atas. Sekarang masih peringkat 60-an, jadi masih jauh dan harus menyodok ke atas," jelas Leo.
Berita Terkait
-
Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?
-
Daftar 12 Wakil Indonesia di Macau Open 2026, Ubed dan Anthony Ginting Absen
-
Australian Open 2026: Wajah Indonesia Terselamatkan Gelar Tunggal Putra
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia