Suara.com - Tim putri Indonesia dihadapkan pada lawan berat melawan Thailand pada babak penyisihan Grup Y Badminton Asia Team Championships 2020.
Laga Indonesia vs Thailand akan berlangsung pada, Kamis (13/2/2020).
Sebelumnya, Greysia Polii cs harus melawan tuan rumah, Filipina, di laga pertama babak penyisihan pada, Rabu (12/2/2020).
Di atas kertas, tim putri Indonesia masih lebih unggul dari Fipilina. Namun Thailand akan menjadi lawan berat bagi tim Indonesia.
Di turnamen ini Thailand turun tanpa ratu bulutangkis mereka, Ratchanok Intanon. Absennya Intanon tentu membawa pengaruh bagi peluang tim Indonesia dalam menghadapi Thailand.
"Ya, tentu ada peluang, peluangnya lebih besar dengan tidak ada Ratchanok," kata Pelatih Tunggal Putri PBSI Rionny Mainaky di sela latihan terakhir di Rizal Memorial Coliseum, Manila.
"Tapi kami harus tetap mewaspadai tunggal putri Thailand, karena mereka memang kekuatannya di tunggal putri," sambungnya dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (11/2/2020).
Tanpa diperkuat Ratchanok Intanon, tunggal putri Thailand masih punya beberapa amunisi seperti Busanan Ongbumrungphan, Nitchaon Jindapol dan Pornpawee Chochuwong.
Jika melihat head-to-head dengan Busanan, Gregoria Mariska Tunjung punya catatan yang cukup baik. Ia memenangkan tiga laga terakhir dari total lima pertemuan.
Baca Juga: Honda Ungkap Alasan Ikhlas Jorge Lorenzo Pensiun dan ke Yamaha
Sementara Ruselli masih kalah unggul dari Chochuwong dengan skor 0-1.
"Kami yakin di partai pertama Gregoria bisa mengatasi, dilihat dari rekor pertemuan juga kan Gregoria masih unggul dari Busanan. Kalau Ruselli memang masih kalah di pertemuan terakhir dari Pornpawee. Tapi saya rasa kali ini kami bisa menghadapi," jelas Rionny.
"Yang penting itu dari individunya siap dan harus yakin bisa," lanjut Rionny.
Baik tim putra maupun tim putri Indonesia, sama-sama akan memulai pertandingan fase penyisihan grup BATC 2020 besok.
Tim putri akan bertemu Filipina pada pukul 10.00 waktu Manila, sedangkan tim putra bertemu Korea Selatan pada sore harinya, pukul 16.00 waktu Manila.
Berita Terkait
-
BATC 2020: Indonesia Pantang Anggap Remeh Korsel
-
Satu Grup dengan Korsel di BATC 2020, Tim Beregu Putra Indonesia Optimistis
-
China dan Hong Kong Absen di BATC 2020, Indonesia Langsung ke Fase Gugur
-
Kembali Naik Meja Operasi, Kento Momota Absen di All England 2020
-
Kerap Main Menyerang, Praveen / Melati Juga Harus Jago Bertahan
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Anthony Ginting Kalah Mengejutkan di Australian Open 2026! Disingirkan Ranking 73 Dunia
-
Jadwal Australian Open 2026 Hari Ini: Anthony Ginting Beraksi, Ada Reuni Rinov Rivaldy vs Gloria
-
Wakil Pakistan Jadi Juara, PMGO di Jakarta Pecahkan Rekor Dunia
-
Bosch Bongkar Penyebab Dewa United Dibungkam Pelita Jaya di Game 2 Semifinal IBL 2026
-
David Singleton Bongkar Rahasia Pelita Jaya Hancurkan Dewa United di Game 2 Semifinal IBL 2026!
-
Rachel/Febi dan Ana/Trias Bidik All Indonesian Final di Australian Open 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026, Sabar/Reza hingga Ginting Siap Bertanding
-
PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026, Ini Alasannya
-
Dua Ganda Putra Mundur, Ini Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026
-
Gagal Total di Indonesia Open 2026, PBSI Tarik Fajar/Fikri dari Australia Open