Suara.com - Pasangan ganda putra peringkat satu dunia asal Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon akan menghadapi wakil India, Satwiksairaj Rankireddy / Chirag Shetty di babak pertama ajang All England 2020.
Kendati unggul rangking maupun rekor pertemuan, yakni menang delapan kali beruntun atas Rankireddy / Chirag, pasangan berjuluk The Minions enggan jemawa.
Marcus Fernaldi Gideon menyebut pasangan ganda putra Indonesia peringkat 10 dunia itu punya kemampuan yang cukup mumpuni. Tahun lalu, keduanya berhasil meraih gelar Thailand Open 2019.
"Semua lawan itu berat. Wakil India ini lumayan bagus, jadi kami harus siap banget dari awal main," ujar Marcus di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.
Marcus pun menyadari, persaingan di sektor ganda putra bakal semakin sengit jelang Olimpiade 2020 Tokyo.
Sebagai peringkat satu dunia, banyak lawan yang bakal mempelajari gaya main dirinya dan Kevin.
Sebagaimana diketahui, Kevin / Marcus telah mendominasi sektor ganda putra dunia sejak September 2017 silam.
Selama hampir tiga tahun, The Minions tak sekalipun tergeser dari peringkat teratas dengan mendapat puluhan gelar juara, termasuk dua kali All England (2017, 2018), serta Asian Games 2018.
"Perubahan tipe main harus ada, karena musuh pelajari banget, jadi harus antisipasi juga," tandas Marcus Fernaldi Gideon.
Baca Juga: Tundukkan Villa, Manchester City Juara Piala Liga Inggris 3 Musim Beruntun
All England 2020 akan berlangsung di Arena Birmingham, Inggris. Turnamen bulutangkis tertua di dunia itu dijadwalkan bergulir pada 11-15 Maret mendatang.
Berita Terkait
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
All England 2026: Dapat Pelajaran Berharga, Raymond/Nikolaus Ingin Tiru Pasangan Korsel
-
All England 2026: Tanpa Status Unggulan, Ganda Campuran Buat Kejuaran dengan Meraih Juara
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko