Suara.com - PBSI memastikan bakal tetap mengirim atlet ke All England 2020, kendati turnamen tersebut tengah dibayangi wabah virus Corona alias Covid-19.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti mengatakan, pihaknya mengambil keputusan itu sesuai arahan Panitia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Inggris.
"All England 2020 masih sesuai jadwal. Kami mengirim atlet semuanya tanpa pengecualian," ujar Susy Susanti saat dihubungi wartawan, Selasa (3/3/2020).
"Tadi juga kan ada arahan dan koordinasi dengan panitia dan KBRI di Inggris. Jadi sampai sekarang berjalan lancar dan tak ada kendala apa pun," tambahnya.
Menurut Susy, selama pihak panitia dan pemerintah setempat belum mengubah keputusan terkait keberlangsungan All England 2020, PBSI akan siap sedia mengirim atlet.
All England yang merupakan turnamen bulutangkis BWF World Tour level Super 1000, dinilai sangat penting bagi atlet yang kini tengah berburu poin kualifikasi Olimpiade 2020.
"Pertimbangannya pertama karena kami diminta BWF untuk tetap mengirim atlet. Kedua, ini terkait poin Olimpiade 2020. All England sangat penting, dan negara setempat juga sudah memberikan jaminan," jelas Susy.
Susy menjelaskan bahwa pengamanan di All England 2020 akan lebih ditingkatkan.
Kendati belum mengetahui apakah gelaran turnamen bulutangkis tertua di dunia itu akan berlangsung dengan atau tanpa penonton.
Baca Juga: 2 Warga Depok Positif Corona, Indonesia Open 2020 Diharapkan Tetap Digelar
Namun pihaknya sudah mengantisipasi cara mencegah tertular Corona. Diantaranya dengan lebih sering cuci tangan.
"Mungkin standar ya, pengecekan kesehatan, pasti pengecekan suhu, pencegahan dengan cara lebih sering cuci tangan, sesuai anjuran dari pemerintah," tandasnya.
All England 2020 akan berlangsung di Arena Birmingham, Inggris pada 11-15 Maret mendatang.
Berita Terkait
-
Tim Khusus Bentukan Anies Cari Jejak WN Jepang Positif Corona di Jakarta
-
2 Orang di NTT Diduga Terinfeksi Virus Corona, 1 Orang Warga Asing
-
Kondisi 2 Warga Depok Positif Corona Terus Membaik, Ada yang Sudah Main HP
-
2 Warga Depok Positif Corona, Indonesia Open 2020 Diharapkan Tetap Digelar
-
Pembelian Meningkat, Pasar Jaya Akan Tambah 1450 Masker
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus