Sport / Raket
Selasa, 03 Maret 2020 | 17:59 WIB
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti.(Suara.com/Arief Apriadi)

Suara.com - PBSI memastikan bakal tetap mengirim atlet ke All England 2020, kendati turnamen tersebut tengah dibayangi wabah virus Corona alias Covid-19.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti mengatakan, pihaknya mengambil keputusan itu sesuai arahan Panitia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Inggris.

"All England 2020 masih sesuai jadwal. Kami mengirim atlet semuanya tanpa pengecualian," ujar Susy Susanti saat dihubungi wartawan, Selasa (3/3/2020).

"Tadi juga kan ada arahan dan koordinasi dengan panitia dan KBRI di Inggris. Jadi sampai sekarang berjalan lancar dan tak ada kendala apa pun," tambahnya.

Menurut Susy, selama pihak panitia dan pemerintah setempat belum mengubah keputusan terkait keberlangsungan All England 2020, PBSI akan siap sedia mengirim atlet.

All England yang merupakan turnamen bulutangkis BWF World Tour level Super 1000, dinilai sangat penting bagi atlet yang kini tengah berburu poin kualifikasi Olimpiade 2020.

"Pertimbangannya pertama karena kami diminta BWF untuk tetap mengirim atlet. Kedua, ini terkait poin Olimpiade 2020. All England sangat penting, dan negara setempat juga sudah memberikan jaminan," jelas Susy.

Pasangan ganda putra veteran Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juara All England 2019. [Dok. PBSI]

Susy menjelaskan bahwa pengamanan di All England 2020 akan lebih ditingkatkan.

Kendati belum mengetahui apakah gelaran turnamen bulutangkis tertua di dunia itu akan berlangsung dengan atau tanpa penonton.

Baca Juga: 2 Warga Depok Positif Corona, Indonesia Open 2020 Diharapkan Tetap Digelar

Namun pihaknya sudah mengantisipasi cara mencegah tertular Corona. Diantaranya dengan lebih sering cuci tangan.

"Mungkin standar ya, pengecekan kesehatan, pasti pengecekan suhu, pencegahan dengan cara lebih sering cuci tangan, sesuai anjuran dari pemerintah," tandasnya.

All England 2020 akan berlangsung di Arena Birmingham, Inggris pada 11-15 Maret mendatang.

Load More