Suara.com - Charles Jackson (45), mantan petinju asal Chiredzi, akhir pekan lalu dijatuhi hukuman 35 tahun atas pembunuhan terhadap kekasihnya, Ndaizivei James.
Jackson, yang populer dikenal dengan nama Charo, memukuli pacarnya hingga tewas setelah cekcok mulut. Kasus pembunuhan itu terjadi Maret tahun lalu.
Hakim Pengadilan Tinggi Masvingo, Zimbabwe, Hakim Garainesu Mawadze menjatuhkan vonis yang berat karena sebelumnya Jackson diketahui memiliki sejarah pidana.
Dikutip Suara.com dari Nehanda Radio, Selasa (17/3/2020), Jackson melakukan pembunuhan pacar hanya dua tahun setelah bebas dari penjara karena kasus penculikan.
Dia pernah menculik Wonder Mabika, seorang sopir taksi di Chiredzi dan merampoknya. Kasus itu membuatnya dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara.
Dalam persidangan, Jackson dan Ndaizivei diketahui semula sedang pesta miras (minuman keras) di Chigarapasi Beerhall.
Setelah terjadi cekcok mulut, Jackson meninju pacarnya sebelum dilerai oleh orang-orang di sekitar.
Keduanya lantas pulang ke rumah di mana Jackson dilaporkan terus memukuli pacarnya dengan tangan, sepatu dan berbagai benda lainnya.
Tak berhenti sampai disitu, aksi sadis Jackson terus berlanjut dengan terus memukuli seluruh tubuh pacarnya yang sudah dalam keadaan meninggal.
Baca Juga: Dikarantina Sepulang All England, Hendra / Ahsan Kembali Jadi Anak Asrama
Menyadari telah melakukan kasus pembunuhan, Jackson mencoba menyiasati dengan memasukkan beberapa obat ke tenggorokan Ndaizivei, sehingga korban nantinya dianggap bunuh diri.
Namun dari hasil autopsi jenazah disimpulkan bahwa pada tubuh pacar sang petinju ditemukan beberapa tulang yang patah, termasuk patah tulang rusuk dan kehilangan banyak darah.
Berita Terkait
-
Bukan Manny Pacquiao, Ini Petinju Terbaik Masa Kini Versi Mayweather
-
5 Petinju dengan Pukulan Terkeras Masa Kini, Nomor 2 Raja KO dari Rusia
-
Tinju Dunia: 5 Petinju Terbaik Abad 21, Manny Pacquiao Masuk Jajaran Top 3
-
Tinju Dunia: Gigit Lawan, Petinju Ivan Redkach Diskors 1 Tahun
-
Mayweather Petinju Terbaik 1 Dekade Terakhir, Eks Juara Tinju 'Tak Terima'
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Makan Es Krim Bareng Coach Shin Tae-yong Jadi Kick-Off IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026
-
Jadwal Final Four Proliga 2026 seri Surabaya, Pertemuan 4 Tim Terbaik
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat