Suara.com - Menpora Zainudin Amali mengatakan penyelenggaraan PON 2020 Papua masih sesuai jadwal. Meski begitu ia menyebut situasinya tentatif mengingat ada wabah virus Corona di Indonesia saat ini.
Menpora menyebut Kemenpora dan pihak-pihak terkait seperti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) masih terus memantau situasi yang ada.
"Karena sesuai dengan arahan Presiden (Joko Widodo) dalam ratas terkahir, kita tetap on schedule, tapi kita akan lihat bagaimana perkembangan situasi dari pandemi Covid-19," ujarnya.
"Kalau harus ambil putusan menunda, kita akan tunda. Tapi kalau situasinya makin mereda, dan persiapan untuk pelaksanaan PON tidak terganggu signifikan tentu kita akan gelar sesuai rencana," Menpora Zainudin Amali menambahkan.
Politikus Partai Golkar ini menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan atlet serta ofisial tim akan tetap jadi prioritas utama pada PON 2020 Papua.
"Inilah situasi yang kita hadapi. Tidak ada satu orang pun yang bisa menghadapi sutuasi ini. Keselamatan dari atlet, masyarakat, pelatih, ofisial, tentu itu yang lebih kita utamakan," tegasnya.
"Jadi mohon doanya semoga pandemi ini berakhir, dan kita bisa mempersiapkan lagi kesiapan kita," pungkas Menpora Zainudin Amali.
PON 2020 Papua rencananya akan digelar pada 20 Oktober hingga 2 November mendatang.
Baca Juga: Terjebak Lockdown di Italia, Valentino Rossi: Seperti Medan Perang
Berita Terkait
-
Lewat Gerakan 1000 Free Throw, Penggawa IBL Bantu Perangi Virus Corona
-
Olimpiade Tokyo Ditunda, Indonesia Hadapi Jalan Terjal di 2021
-
Terapkan Local Lockdown COVID-19, Surabaya Tutup Dua Ruas Jalan
-
Partisipasi Tanggulangi COVID-19, Forwot Serahkan APD ke RSUD Cengkareng
-
Kena TBC dari Kecil, Ini Alasan dr. Tirta Mati-matian Jadi Relawan Covid-19
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field