Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung saat ini lebih difokuskan menjalani latihan fisik sehubungan dengan diliburkannya pelatnas akibat kekhawatiran pandemi virus corona yang masih berlangsung.
Pelatih tunggal putri Rionny Mainaky mengatakan, latihan fisik itu juga dilakukan guna menjaga kebugaran para pemain di tengah kosongnya turnamen bulu tangkis hingga Juni mendatang.
"Jadi kemarin sempat ketemu dengan anak-anak sebelum saya tinggal. Saya beri gambaran program latihan. Misalnya pagi latihan ringan, lalu saya kasih tambahan untuk latihan fisik dan lain sebagainya," kata Rionny saat dihubungi pewarta di Jakarta, Sabtu (4/4/2020).
"Saat ini fokusnya untuk penguatan fisik. Yang memberikan program tentunya pelatih fisik dan harus ada tambahan," katanya lagi.
Terkait persiapan menuju Olimpiade Tokyo yang penyelenggaraannya digeser ke tahun 2021, Rionny mengaku belum membuat program apapun untuk para atlet. Menurutnya, saat ini semua atlet lebih difokuskan untuk tetap menjaga kesehatan di tengah pandemi COVID-19.
Gregoria Mariska Tunjung menjadi salah satu atlet yang masuk dalam proyeksi menuju Olimpiade Tokyo.
Meski demikian, Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) hingga kini belum membuat perencanaan apapun karena mereka masih menunggu kepastian kejuaraan pada tahun ini setelah Federasi Bulu Tangkis Internasional (BWF) menangguhkan seluruh turnamen hingga Juni 2020.
Setelah ada kepastian tersebut, kata Rionny, federasi dan pelatih baru akan mulai mempersiapkan program khusus untuk para atlet, terutama terkait persiapan menuju Olimpiade Tokyo yang akan digelar pada 23 Juli-8 Agustus 2021.
Baca Juga: Turnamen Setop karena Virus Corona, Pelatih PBSI Dituntut Lebih Kreatif
Tag
Berita Terkait
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus