"Pacquiao sudah mengalahkan banyak nama-nama besar di dunia tinju profesional. Hal ini dilakukan dalam kurun waktu yang panjang dan konsisten," kata Simon.
"Manny Pacquiao satu-satunya orang di dunia yang mampu jadi juara dunia dalam empat dekade berbeda; 1990-an, 2000-an, 2010-an, dan 2020-an."
"Terakhir dia masih menjadi juara dunia kelas welter WBA dengan mengalahkan Keith Thurman pada, Juli 2019," Simon menambahkan.
Juara Sejati
Faktor lain yang tak kalah menariknya bila melawan Manny Pacquiao adalah prestise.
Menurut Simon, bisa mengalahkan Manny Pacquiao akan membuat seorang petinju naik level pamornya.
"Anda akan menjadi juara sejati ketika Anda dapat mengalahkan juara sejati. Dan juara sejati itu ada di diri seorang Pacman," tuturnya.
Bayaran Meningkat
Simon yang juga matchmaker (penata tanding) mengungkapkan, dari sisi pendapatan, seorang petinju akan mendapatkan bayaran yang tinggi bila berhasil mengalahkan Manny Pacquiao.
Baca Juga: Tantang Manny Pacquiao, Amir Khan: Saya Tidak Takut
Dia mencontohkan Jeff Horn saat mengalahkan dan merebut sabuk juara dunia kelas welter WBO dari genggaman Manny Pacquiao pada 2 Juli 2017.
Meski kemenangannya menuai kontroversi, namun bayaran Jeff Horn langsung meningkat 10 kali lipat.
"Lihatlah Juan Manuel Marquez, Timothy Bradley, dan Jeff Horn. Bahkan Jeff Horn—petinju antah-berantah—seketika langsung jadi superstar dan bayarannya naik 10 kali lipat," ungkap Simon.
"Di luar itu, kastanya sebagai seorang petinju dunia langsung naik kelas (bintang 5 di BoxRec)."
"Bahkan menurut pengamatan saya, jangankan mengalahkan Manny Pacquiao, baru jadi lawan tandingnya aja bayarannya langsung naik—seperti dapat mini jackpot-lah," pungkas Simon.
Kekinian, Manny Pacquiao rencananya akan kembali naik ring pada Juli mendatang. Namun hal itu kemungkinan diundur mengingat pandemi virus Corona yang saat ini tengah terjadi di berbagai dunia.
Tag
Berita Terkait
-
Tinju Dunia: Joshua Diklaim Satu-satunya Petinju yang Bisa KO Fury
-
Ingin Jajal Lawan Manny Pacquiao, Josh Taylor: Dia Pahlawan Saya
-
Top 5 Olahraga: Line-up Sementara Pebalap MotoGP 2021, Devin Dikecam Publik
-
Valentino Rossi Disarankan Pensiun, 6 Petinju Incaran Anthony Joshua
-
Top 5 Olahraga: Lukman Wafat Positif Covid-19, Pembuktian Raja Kelas Berat
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya
-
Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
-
Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi
-
Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin
-
Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya
-
Horor MotoGP Catalunya 2026: Patah Tulang Leher, Alex Marquez Jalani Operasi Pasca Kecelakaan Parah
-
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Start Posisi 20, Veda Ega Pratama Sukses Finis Kedelapan
-
Momentum Emas Leo/Daniel: Dari Thailand Open 2026 Menuju Panggung Olimpiade 2028
-
Hasil Thailand Open 2026: Leo/Daniel Juara Usai Taklukkan Unggulan Pertama