Suara.com - Wacana duel unifikasi gelar antara Anthony Joshua melawan rekan sejawatnya dari Inggris, Tyson Fury, terus mengemuka.
Pertarungan ini tak ubahnya jadi pembuktian siapa yang pantas menyandang gelar raja kelas berat.
Seperti diketahui, Anthony Joshua merupakan pemegang sabuk juara dunia versi WBA (Super), WBO, IBO dan IBF.
Gelar itu direbut petinju 30 tahun ini setelah merebutnya dari tangan Andy Ruiz Jr., dengan menang angka mutlak pada duel 7 Desember 2019.
Sementara, Tyson Fury belum lama ini, tepatnya 22 Februari 2020, merebu sabuk juara dunia kelas berat WBC usai menang TKO dari Deontay Wilder.
Duel pembuktian raja kelas berat antara Anthony Joshua vs Tyson Fury pun banyak dinantikan para penggemar tinju dunia.
Salah satunya David Haye, mantan juara dunia tinju kelas berat WBA asal Inggris.
Haye berdalih Joshua satu-satunya petinju yang mampu mengalahkan Fury, yang belum kalah dalam 31 pertarungan profesional.
Bahkan, kata Haye, Joshua memiliki pukulan keras yang dapat meng-KO Fury.
Baca Juga: Kenalkan, Firas! Penerus Bani Al-Qazzaz yang 5 Abad Jadi Muazin di Al-Aqsa
"Saya berpikir satu-satunya petinju yang memiliki artileri, keterampilan, atletis, pengalaman, untuk mengalahkan Fury hanya Anthony Joshua," kata Haye dikutip dari Boxing Social, Rabu (22/4/2020).
"Begitu Joshua mulai 'panas', dia bisa melemparkan banyak pukulan keras. Dia besar, kuat, tangguh," pungkas Haye.
Berita Terkait
-
Ingin Jajal Lawan Manny Pacquiao, Josh Taylor: Dia Pahlawan Saya
-
Valentino Rossi Disarankan Pensiun, 6 Petinju Incaran Anthony Joshua
-
Sebut Takkan Pernah Kalah dari Petinju Kulit Putih, Devin Dikecam Publik
-
Tinju Dunia: Anthony Joshua Rilis 6 Petinju Incarannya Sebelum Pensiun
-
Top 5 Olahraga: Lukman Wafat Positif Covid-19, Pembuktian Raja Kelas Berat
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025