Suara.com - Eks pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo merasa berang usai dirinya mendapat kritik dari pembalap veteran, Giacomo Agostini.
Sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Agostini berujar bahwa Lorenzo terlalu banyak meminta perubahan ergonomi saat bergabung di Ducati.
"Saya dulu juga meminta ubahan. Namun pada akhirnya pola pikirlah yang berpengaruh." tutur Agostini dikutip dari GP One.
"Maverick Vinales saat baru di Yamaha juga sempat melesat seperti panah. Semua mengira ia bakal juara dunia. Namun akhirnya tidak. Motor itu penting namun pikiran pembalap itu yang terpenting." ucap juara dunia balapan 15 kali tersebut.
Rupanya ucapan Agostini ini memicu reaksi pedas dari Jorge Lorenzo. Eks pembalap Ducati di tahun 2017-2018 ini merasa bahwa ucapan Agostini tidak valid mengingat perbedaan jaman yang sudah jauh.
"Apakah saya punya utang terhadap orang ini? Apakah saya gagal di Ducati? Mudah berbicara jika anda tidak naik motor lebih dari 50 tahun." ujar Lorenzo melalui akun media sosial miliknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis