Suara.com - National Olympic Committee alias NOC Indonesia bakal lebih realistis dalam mempromosikan Indonesia sebagai host atau tuan rumah Olimpiade 2032.
Menurut Presiden NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, pandemi Virus Corona membuat pihaknya harus lebih berhati-hati dan menghemat soal anggaran.
Sebelumnya, NOC Indonesia berencana membuat promosi besar-besaran agar Indonesia bisa menang bidding tuan rumah Olimpiade 2032.
Salah satu wacana yang diajukan Oktohari adalah membuat 'Rumah Indonesia' di Tokyo, tempat penyelenggaran Olimpiade 2020.
Lokasi Rumah Indonesia akan berdekatan dengan Wisma Atlet Olimpiade di Harumi, Choi-ku, Tokyo, dengan luas lahan 1.500 meter persegi.
Rencana itu diklaim membutuhkan anggaran yang cukup besar. NOC Indonesia mengusulkan anggaran Rp 200 miliar untuk membangunan Rumah Indonesia.
"Kita harus lebih rasional, lebih realistis, karena COVID-19 ini belum tahu bagaimana. Jadi, kami tak mau menghambur-hamburkan uang," kata Raja Sapta Oktohari di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2020).
"Jika kita bisa lebih efektif menjangkau negara-negara lain dan meyakinkan mereka, Indonesia menjadi tuan rumah, kita pakai cara itu. Tanpa harus menghabiskan terlalu banyak uang," tambahnya.
Sebagai upaya untuk tetap mengampanyekan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2032, NOC Indonesia pun menggandeng media, dalam hal ini Perum Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA.
Baca Juga: Serge Aurier Main Penuh Usai Adiknya Tewas Tertembak, Ini Komentar Mourinho
Lewat media, Okto --sapaan akrab Raja Sapta Oktohari-- dan tim berharap gema Indonesia untuk menjadi negara Asia Tenggara pertama yang mampu menyelenggarakan Olimpiade.
"Polling independen akan dilakukan IOC (Komite Olimpiade Internasional) guna mengukur dukungan masyarakat
terhadap rencana penyelenggaraan Olimpiade di Indonesia," tutur Okto.
"Kesuksesan polling ini menuntut adanya sosialisasi, propaganda dan kampanye yang terarah serta masif mengenai penyelenggaraan Olimpiade 2032 dan manfaat yang didapatkan Indonesia sebagai tuan rumah," tandasnya.
Berita Terkait
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Momentum HUT NOC Indonesia: Satukan Visi Prestasi, dan Proteksi Atlet dari Kekerasan serta Pelecehan
-
Medali Nyaris Melayang! KOI Bongkar Alasan 'Tegur' Atlet Kickboxing yang Viral di Medsos
-
Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin akan Tampil di Kelas yang Berbeda pada Olimpiade 2028
-
Sejarah Apa yang Diukir Kontingen Indonesia usai Runner-up SEA Games 2025?
Terpopuler
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang