Suara.com - Pebulutangkis spesialis ganda putri Indonesia, Ni Ketut Mahadewi Istarani, mulai kembali berlatih pasca menjalani operasi lutut pada 2 Juli lalu.
Setelah menjalani proses pemulihan sekitar dua bulan, partner Tania Oktaviani Kusumah itu mulai menjalani program penguatan.
Ketut dipandu oleh pelatih kepala ganda putri PBSI, Eng Hian, dalam proses menggenjot kembali fisik dan tekniknya.
"Sejauh ini progress sangat baik,saat ini sudah masuk ke fase penguatan," ujar Eng Hian saat dihubungi Suara.com, Rabu (12/8/2020).
Eng berharap anak latihnya itu bisa segera fit. Diperkirakan butuh dua bulan agar kondisi Ketut dapat kembali prima dan ideal untuk bertanding.
"Diharapkan 8 minggu kedepan sudah mulai aktivitas di lapangan tetapi saya akan memantau perkembangannya," beber pelatih yang akrab disapa Didi.
Ni Ketut sebelumnya menjalani operasi pada kedua lutut di RS Medistra, Jakarta. Tindakan operasi diambil lantaran cedera yang tak kunjung sembuh.
Dalam satu tahun ke belakang, pebulutangkis asal Bali itu memang mengalami kesulitan dalam menjaga performa lantaran cedera lutut yang kerap kambuh.
Ketut dan PBSI sepakat menjalani operasi pada Juli tahun ini lantaran menimbang faktor kevakuman kompetisi akibat pandemi Covid-19.
Baca Juga: Targetkan Tim Uber Lolos Grup, PBSI: Bukan Pesimis, Tapi Realistis
Kekosongan jadwal turnamen diharapkan bisa membuat Ketut lebih leluasa dalam proses pemulihan maupun penguatan.
Berita Terkait
-
Gregoria Mariska Tunjung Hengkang, Putri KW Emban Tugas Berat di Pelatnas
-
12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
-
Isyana/Rinjani Cetak Sejarah! Pertama Kali ke 8 Besar Turnamen BWF Super 500
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Fajar/Fikri Bangkit dari Tekanan untuk Lolos ke 16 Besar Singapore Open 2026
-
Jonatan Christie Langsung Alihkan Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Jonatan Christie Langsung Tersingkir di Babak Pertama
-
Hasil Undian Indonesia Open 2026: Alwi Farhan Dipastikan Bersua Lakshya Sen
-
Misi Balas Dendam di Madrid! Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik Jasil Maksimal di China
-
Tersingkir dari Singapura Open, Amallia/Fadia Langsung Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Terjegal di Singapura, Tiwi/Fadia Geber Persiapan Jelang Indonesia Open 2026
-
Kejurnas Passion Drift 2026 Bandung: Drifter Kembar 13 Tahun Bikin Geger Kelas PRO AM