Suara.com - Pol Espargaro membawa KTM memuncaki sesi latihan bebas pertama (FP1) Grand Prix Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Jumat (14/8/2020).
Pebalap asal Spanyol itu memimpin di sepanjang sesi latihan pagi itu dengan catatan waktu terbaiknya satu menit 24,193 detik.
Juara Austria tahun lalu Andrea Dovizioso menempel ketat dengan motor Ducatinya di peringkat dua, terpaut 0,044 detik, diikuti oleh Takaaki Nakagami yang meneruskan tren positifnya bersama LCR HOnda di peringkat tiga, 0,185 detik dari pemuncak sesi, demikian laman resmi MotoGP.
Dengan prediksi hujan turun di sepanjang akhir pekan, para pebalap akan sebisa mungkin mencetak waktu tercepat di FP1.
Perhatian tertuju kepada rookie Brad Binder setelah kemenangan perdananya di kelas premier untuk KTM di Brno pekan lalu.
KTM juga menjadi satu-satunya tim yang menjalani tes di Red Bull Ring sejak lockdown, ketika Pol Espargaro dan test rider Dani Pedroda berada di trek itu pada akhir Mei lalu.
Namun Binder hanya mampu finis P16 di FP1 setelah terlihat kesulitan mengendalikan motor KTM RC16 di sirkuit kandang mereka.
Alex Rins, kendati masih memulihkan diri dari cedera bahu, mampu membawa Suzuki ke P4 sedangkan Joan Mir tak kalah cepat dari rekan satu timnya itu di P9.
Franco Morbidelli mendapat suntikan semangat baru setelah meraih podium perdananya di MotoGP ketika finis runner-up di Brno pekan lalu.
Baca Juga: Rossi: Franco Morbidelli Tak Kalah Hebat dari Fabio Quartararo
Pebalap asal Italia itu menjadi pebalap Yamaha tercepat di FP1 setelah finis P5, 0,359 detik dari Espargaro.
Rekan satu timnya di Petronas Yamaha, Fabio Quartararo masih harus membenahi kecepatannya setelah finis di P10.
Lima pabrikan yang berbeda mengantarkan pebalap mereka ke posisi lima besar di FP1.
Dengan bekal pole position dan podium pertamanya musim ini, Johann Zarco menjadi pebalap Ducati kedua tercepat hari itu di P6 mengalahkan Miguel Oliveira dari tim KTM Tech 3, dan pebalap Ducati lainnya, Jack Miller (Pramac Racing).
Sementara itu duet tim Monster Energy Yamaha tampaknya belum menemukan setup motor yang tepat di trek yang selalu dimenangi oleh Ducati itu.
Maverick Vinales cukup frustasi setelah terlempar ke P11 sedangkan Valentino Rossi hanya mampu finis P13. Motor Ducati Danilo Petrucci berada di antara kedua pebalap Yamaha itu.
Berita Terkait
-
Jadwal MotoGP Amerika 2026: Akankah Marc Marquez Menang Lagi di COTA?
-
Double Podium di MotoGP Brasil 2026, Jorge Martin Telah Kembali!
-
Pujian Selangit Mantan Pembalap MotoGP untuk Veda Ega Pratama: Bakatnya Sangat Besar!
-
Quartararo Abaikan Hasil MotoGP Brasil, Salip Marc Marquez Lebih Penting di Tengah Masa Sulit
-
MotoGP Brasil 2026: Marco Bezzecchi Menang 4 Kali, Aprilia Makin Dipuji
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya