Uniknya, kiprah Herry IP di dua dunia yang berbeda itu nyatanya memiliki satu kesamaan, yakni dia sama-sama handal dalam memelihara burung kicau dan melatih pebulutangkis.
Prestasinya di dunia bulutangkis sudah tak perlu diragukan. Selain mempromosikan Kevin/Marcus, polesan pelatih asal Pangkal Pinang, Bangka Belitung itu kerap kali membuahkan gelar bergengsi.
Sebut saja medali emas Olimpiade yang diraih Tony Gunawan/Candra Wijaya dan Hendra Setiawan/Markis Kido. Herry mengantarkan Tony/Candra merengkuh podium tertinggi di Olimpiade 2000.
Sementara Hendra Setiawan/Markis Kido berhasil dia jadikan kampiun multievent terakbar di dunia itu pada edisi 2008 yang berlangsung di Beijing, China.
Tak hanya Olimpiade, sederet gelar lain seperti Kejuaraan Dunia, puluhan gelar BWF World Tour--sebelumnya bernama Superseries--juga telah dia menangkan sebagai pelatih.
Nyatanya, prestasi Herry di kancah bulutangkis internasional juga terbawa ke dunia burung kicau. Dia merupakan salah satu penghobi burung kicau yang sudah malang melintang di Nusantara.
Berbagai gelar juara, termasuk dari turnamen level nasional juga sering kali dia menangkan, bahkan sampai saat ini, di tengah kesibukannya mengurus bulutangkis.
"Kalau piala sudah tidak terhitung lah, banyak sekali. Saya lomba burung kicau sudah sangat lama. Hampir semua event besar saya punya pialanya," kata Herry.
Teranyar, Herry mengatakan baru saja menjadi juara di kompetisi burung kicau Bekasi Bangkit Jilid II yang berlangsung Minggu (23/8/2020).
Baca Juga: Takut ke Tukang Cukur Gara-gara COVID-19, Penampilan Herry IP Berubah Total
Herry berhasil menjadi juara pertama di kategori Murai Batu Pondok Bambu (36G), lewat burung kesayangannya yang diberi nama "ABG".
"Iya, burung murai saya itu juara 1 kompetisi di Bekasi. Sebelumnya juga berhasil juara di Kemayoran, itu hadiahnya dapet sapi dan kambing," jelas Herry.
"Dua kompetisi yang saya ikuti itu levelnya sudah nasional," tambahnya.
Kekinian, Herry mengatakan bahwa burung kicau tak lagi sekedar hobi melepas penat baginya. Dari sana, dia juga bisa menghasilkan pundi-pundi uang dengan membuat penangkaran burung murai batu.
"Transaksi burung murai batu itu bagus, saya sekarang tak hanya memelihara, tapi jadi profesional yakni untuk jual beli. Saya punya peternakan burung murai juga," beber Herry.
Peternakan burung murai Herry IP berada di Green Lake, Duri Kosambi, Jakarta Barat. Bisnis itu dia kerjakan bersama temannya yang juga pecinta burung kicau.
"Saya bekerjasama dengan teman, indukan burungnya dari saya, dia yang menernak," katanya.
Lebih jauh, Herry menilai memelihara burung kicau sudah seperti kebutuhan tersendiri baginya yang selama puluhan tahun begitu aktif menggeluti dunia bulutangkis yang sarat akan tekanan.
Dengan menggeluti hobi lain di luar bulutangkis, Herry merasa hidupnya jadi lebih asyik. Burung kicau menjadi hiburan tersendiri baginya di luar profesi pelatih bulutangkis.
"Burung kicau ini komunitas, jadi hiburan. Saya sibuk badminton terus, hiburan jadi tidak ada. salah satu hobi yang saya anggap menyenangkan ya ini, burung kicau," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Gregoria Mariska Tunjung Hengkang, Putri KW Emban Tugas Berat di Pelatnas
-
12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
-
Isyana/Rinjani Cetak Sejarah! Pertama Kali ke 8 Besar Turnamen BWF Super 500
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026