Suara.com - Pasangan ganda putri dadakan, Apriyani Rahayu / Amallia Cahaya Pratiwi berhasil membawa tim Banteng menyamakan kedudukan di laga perdana simulasi Piala Uber 2020, Rabu (9/9/2020).
Kemenangan Apriyani/Amallia atas Febriana Dwipuji Kusuma / Putri Syaikah dengan skor 13-21, 21-18, 21-19, membuat kedudukan antara tim Banteng dan tim Harimau untuk sementara sama kuat 1-1.
Di partai pertama, tim Banteng kehilangan angka setelah Ruselli Hartawan dikalahkan Putri Kusuma Wardani dengan skor 14-21, 17-21.
Apriyani / Amalia merupakan pasangan dadakan. Sebelumnya, dia terdaftar di simulasi Piala Uber 2020 dengan pasangan aslinya, Greysia Polii.
Namun, Greysia Polii memutuskan mundur dari turnamen karena sedang mengalami sakit flu. Meski baru berpasangan, duet dadakan Apriyani/Amallia cukup solid dan bisa membuahkan angka untuk tim Banteng.
"Kami sempat berpasangan waktu latihan bersama, sudah pernah juga berpasangan sebelumnya jadi nggak terlalu sulit menyesuaikan dengan kak Apri. Tadi saya seperti ada gengsi kan lawan partner sendiri ada rasa nggak mau kalah," kata Amalia usai laga.
"Kami sama-sama latihan bareng, jadi sudah tahu kalau daya tahan mereka kuat. Kami siap capek dan nggak boleh mati sendiri. Mainnya safe saja, yang penting bolanya masuk area pertahanan lawan," timpal Apriyani.
Apriyani menjelaskan proses adaptasi dengan Amallia tidaklah sesulit ketika ia berpasangan dengan Mychelle Crhystine Bandaso di PBSI Home Tournament 2020.
Saat itu, Apriyani kesulitan lantaran Mychelle adalah pemain ganda campuran yang memiliki gaya dan pola permainan berbeda dengan sektor ganda putri.
Baca Juga: Simulasi Piala Uber 2020: Putri KW Beri Kejutan, Tekuk Ruselli Hartawan
"Di awal-awal, saya masih mencari tempo mainnya, cepat atau lambat? Saya yakinkan ke Amallia, supaya nggak ragu-ragu. Tapi memang beda waktu pasangan dengan Mychelle, kalau sama Amallia tinggal bagaimana menemukan pola saja," jelas Apriyani.
Pada partai selanjutnya, Choirunnisa dari tim Banteng sedang berhadapan dengan Asty Dwi Widyaningrum. Kedudukan sementara 21-19 untuk keunggulan Asty.
Berita Terkait
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
-
Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa