Suara.com - Marc Marquez dan motor Honda RC213V memang kerap dijadikan bahan perbincangan di media sosial. Banyak yang beranggapan kalau mtor ini memang 'kekasih' Marquez di MotoGP.
Orang yang menggunakan motor ini tidak akan bisa menjinakkannya seperti Marc Marquez. Hal ini menyebabkan bahwa semua pembalap yang berpartner dengan Marquez dicap gagal.
Ayah Jorge Lorenzo, Chico Lorenzo pun sependapat dengan kebanyakan orang.
"Honda terus mengembangkan motor untuk Marquez, tetapi tidak membuat motor lain yang bisa dikendalikan oleh pembalap lainnya," ujar Chicho Lorenzo dikutip dari tuttomotoriweb.com.
Chico juga berujar kalau Dani Pedrosa mengalami hal serupa saat berpartner dengan Marc Marquez.
"Karena Pedrosa adalah pembalap dengan sedikit otot, maka motornya di kembangan agar mudah dikendarai," jelasnya.
"Namun ketika Marquez mulai memperoleh hasil yang lebih baik dari Dani, maka Honda mulai mengikutinya (Marquez)," lanjutnya.
Marc Marquez dikenal dengan gaya yang agresif sehingga Honda mulai membuat motor yang sesuai dengan gayanya.
Terbukti dengan menyesuaikan gaya Marc Marquez, Honda selalu meraup poin penuh.
Baca Juga: KTM Makin Moncer, Pol Espargaro Ingin Tantang Marc Marquez di MotoGP 2020
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang