Suara.com - Pasangan ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti / Ribka Sugiarto berhasil menambah keunggulan tim Rajawali atas Banteng dengan skor 2-0 di ajang Simulasi Piala Uber 2020, Kamis (10/9/2020).
Fadia / Ribka menggandakan keunggulan tim Rajawali setelah berhasil menundukkan pasangan dadakan Apriyani Rahayu / Amallia Cahaya Pratiwi, dengan skor 21-14, 21-15.
Setelah memenangkan game pertama, pertahanan Fadia / Ribka sempat goyang di game kedua, mereka tertinggal dari Apriyani / Amallia. Disebutkan Ribka, mereka hampir terbawa irama permainan lawan.
"Di game kedua kami hampir ikut ke pola main lawan. Tapi saat ubah posisi, kami mencoba lebih sabar dan lebih tenang, lawan jadi bingung sendiri," kata Ribka usai laga.
"Kami banyak membuat kesalahan-kesalahan sendiri, buru-buru mau main kencang-kencangan," tutur Fadia menambahkan.
Ribka mengatakan bahwa kunci kemenangan mereka menghadapi Apriyani / Amallia adalah ketenangan serta pola komunikasi yang lancar dalam pertandingan.
"Kami banyak komunikasi, lebih sabar dan lebih tenang. Jadi kami nggak banyak buang poin dan lebih safe mainnya," ucap Ribka.
Mundurnya Greysia Polii--karena terserang flu--membuat Fadia / Ribka menjadi pasangan terkuat di kejuaraan ini. Meski begitu, mereka tak tertekan dan hanya fokus mencari kemenangan.
"Kami penginnya menang terus, di home tournament kan juga menang. Kalau pun tim kami kalah tapi kami tetap bisa sumbang poin," jelas Fadia.
Baca Juga: Simulasi Piala Uber 2020: Fitriani Bawa Rajawali Unggul
Tim Rajawali hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memastikan kemenangan. Di partai ketiga, tunggal putri Saifi Rizka Nur Hidayah dari Rajawali tengah berhadapan dengan Choirunnisa.
Berita Terkait
-
Tersingkir dari Singapura Open, Amallia/Fadia Langsung Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Terjegal di Singapura, Tiwi/Fadia Geber Persiapan Jelang Indonesia Open 2026
-
Apriyani/Lanny Susah Payah ke 16 Besar Malaysia Masters 2026
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026