Suara.com - Pemain Amartha HangTuah, Stevan Neno punya kepercayaan diri tinggi jelang mengikuti lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2020. Dia yakin timnya bisa merengkuh gelar juara.
Saat ini, Neno dan seluruh skuat HangTuah tengah mempersiapkan diri untuk kembali melantai selepas IBL 2020 ditangguhkan pada Maret 2020 akibat pandemi virus Corona.
“Memang dari tim hanya menargetkan empat besar, tetapi kami sebagai pemain yakin bisa sampai final, bahkan juara,” ujar Stevan Neno dikutip dari laman resmi IBL, Kamis (10/9/2020).
Lanjutan IBL 2020 akan digelar di tengah pandemi virus Corona yang masih berlangsung di Indonesia. Panitia IBL memutuskan seluruh laga sisa akan digelar tanpa penonton.
Sebagai antisipasi penyebaran virus Corona, lanjutan IBL 2020 juga akan berlangsung di satu tempat sejak babak play-off hingga final, yakni Mahaka Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Stevan Neno mengingatkan penggemar bola basket Indonesia untuk tetap mematuhi aturan dan protokol kesehatan yang dihimbau pemerintah.
Menurutnya, para penggemar basket harus bisa memprioritaskan antara kebutuhan olahraga serta keselamatan. Kegiatan olahraga disebutnya harus tetap mengacu rambu-rambu yang ada.
“Sekarang itu sudah banyak memang orang yang semakin tidak peduli," kata Stevan Neno.
"Namun, saya mengingatkan kepada penggemar basket di Indonesia agar tetap menjaga diri, berolahraga itu bisa tetap dilakukan, sembari menerapkan protokol 3M," tambahnya.
Baca Juga: Cerita Pebasket IBL Banting Setir Jadi Petani Kangkung di Masa Pandemi
3M merupakan protokol yang wajib dijalani di masa pandemi yakni Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, dan Memakai Masker.
Bagi Neno, kedisiplinan setiap individu dalam menerapkan 3M bisa membantu pandemi virus corona cepat berakhir.
“Bagi saya, Haornas (Hari Olahraga Nasional) tahun ini dimaknai dengan bergerak, menjaga kondisi tubuh, tetapi tidak ceroboh,” tandasnya.
Berita Terkait
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus