Suara.com - Turnamen olahraga elektronik skala nasional, Piala Menpora Esports 2020 telah rampung, seiring selesainya babak Grand Final pada Sabtu (3/10/2020) dan Minggu (4/10/2020).
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengindikasikan bahwa turnamen Esports untuk para pelajar itu akan berlanjut ke tahun depan.
"Sampai jumpa lagi di Piala Menpora Esports selanjutnya," kata Zainudin Amali lewat sebuah tayangan video dalam konferensi pers Grand Final Piala Menpora Esports 2020, Senin (5/10/2020).
Piala Menpora Esports 2020 sendiri dimenangkan tim esports Binus University Jakarta. Mereka berhasil membawa pulang trofi kemenangan serta uang pembinaan sebesar Rp50 juta.
Binus University keluar sebagai juara setelah menaklukan tim esports Universitas Udayana, Bali di match terakhir Grand Final yang berlangsung Minggu (4/10/2020).
Sementara peringkat ketiga diraih tim esports SMA Institut Indonesia Semarang. Total uang pembinaan yang diraih para pemenang di kejuaraan ini mencapai Rp 150 juta.
Gelar juara menjadikan tim esports Binus University berhak mendapat kontrak sebagai brand ambassador dari IESPL selaku penyelenggara, dan Samsung sebagai sponsor.
Piala Menpora Esports 2020 mempertandingkan Mobile Legends: Bang Bang yang merupakan game dengan genre Multiplayer Online Battle Arena (MOBA).
Event yang diselenggarakan Kemenpora dan IESPL ini diharapkan bisa menjadi wadah kompetisi bagi para pelajar SMP, SMA, hingga mahasiswa agar bisa berkembang dan menjadi atlet esports profesional.
Baca Juga: Delapan Tim Lolos ke Grand Final Piala Menpora Esports 2020
"Saya ingin sampaikan bahwa esports sebagai cabang olahraga prestasi ini sudah masuk multievent di Asian Games walaupun sebatas eksibisi," kata Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti.
"Di SEA Games 2019 juga sudah diakui dan dipertandingkan secara resmi. Harapan ke depan adalah agar esports bisa semakin menunjukkan prestasi baik di multievent, kejuaraan internasional, dan dunia," tambahnya.
Sementara Giring Ganesha selaku Ketua Penyelenggara Piala Menpora Esports 2020 mengatakan bahwa apa yang ditunjukkan para pemain selama turnamen, meyakinannya bahwa Indonesia bisa bersaing di kancah esports dunia.
"Piala Menpora Esports 2020 ditujukan untuk mencari pemain-pemain muda yang bisa jadi penerus prestasi esports Indonesia," kata Giring.
"Selama turnamen, kita sudah melihat perjuangan mereka berkompetisi dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya."
"Terbukti bahwa pemain-pemain muda kita ini punya potensi sangat besar. Saya yakin mereka punya masa depan yang cerah sebagai atlet esports," tandasnya.
Piala Menpora Esports 2020 telah berlangsung sejak 17 Agustus di mana kick off turnamen dilangsungkan.
Sebelum menampilkan delapan tim terbaik di Grand Final, kompetisi olahraga elektronik ini diikuti oleh sebanyak 3.141 tim esports atau terdiri dari 15.075 pemain dari seluruh Indonesia.
Selain tiga tim teratas yang telah disebutkan, lima tim lain yang berhasil melaju ke final adalah Institut Pertanian Bogor, MAN 3 Palembang, SMAN 1 Bintan Utara, Telkom University Bandung, dan Universitas Gunadarma Jakarta.
Berita Terkait
-
KPK Cecar Eks Menpora Dito: Asal Usul Kuota Haji Tambahan Dipertanyakan
-
Eks Menpora Dito Akui Sempat Ditanya Penyidik KPK soal Mertua Sekaligus Bos Maktour
-
Erick Thohir Disebut Tak Ikut Campur soal Pemilihan Pelatih Baru, Kok Bisa?
-
PSSI Sudah ke Inggris, Pengumuman John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tinggal Tunggu Waktu
-
Erick Thohir Jelaskan Kapan Bonus Medali Emas SEA Games 2025 Cair
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026
-
Tiwi/Fadia Siap Bongkar Strategi Ganda Taiwan di Babak 16 Besar German Open 2026
-
Indonesia Tuan Rumah Red Bull Cliff Diving 2026, Tebing T-Rex Nusa Penida Jadi Panggung Adrenalin
-
Berkat Kolaborasi Nasional, Indonesia Trail Run Series Resmi Terbentuk
-
11 Pebulu Bangkis Indonesia Bakal Debut di All England 2026, Ini Daftarnya