Suara.com - Joan Mir mengatakan kemenangan perdananya di MotoGP tiba di saat yang sempurna di mana ia sekaligus menegaskan posisinya sebagai kandidat juara dunia musim ini setelah tampil mengesankan di MotoGP Eropa, Minggu (8/11/2020).
Mir menjadi pebalap kesembilan yang berbeda yang mengecap manisnya podium teratas musim ini, sembari memperlebar jarak dari rival terdekatnya Fabio Quartararo dengan 37 poin setelah sang pebalap tim Petronas Yamaha terjatuh dan finis di P14.
Alex Rins melengkapi selebrasi Suzuki setelah finis 0,651 detik berselang sebagai runner-up, membawa Suzuki finis 1-2 untuk pertama kalinya sejak Grand Prix Jerman 1982, demikian laman resmi MotoGP.
Pol Espargaro, yang start dari pole position, melengkapi podium dengan finis peringkat tiga untuk KTM.
"Aku merasakan yang sama, meski lebih senang," kata Mir soal bagaimana rasanya menjadi pemenang seperti dilansir Antara.
"Ini lah yang aku lewatkan, satu kemenangan. Dan aku rasa ini datang di saat yang sempurna.
"Aku sangat senang karena tim melakukan tugas yang luar biasa akhir pekan ini, kami bekerja dengan sangat baik dan aku merasa sangat baik dengan motor ini.
Mir telah menjadi pebalap paling konsisten musim ini dengan tujuh kali finis podium, paling banyak di antara rival-rivalnya.
Di balapan seri ke-12 tersebut, duet Suzuki itu tampil dominan sejak awal lomba.
Start dari P2 setelah babak kualifikasi yang basah, Rins mengambil alih pimpinan lomba setelah menyalip polesitter Pol Espargaro di lap kedua, dan dua lap berselang Joan Mir melewati sang pebalap KTM untuk membawa dua Suzuki terdepan.
Baca Juga: Hasil MotoGP Eropa: Joan Mir Juara, Suzuki Finis 1-2
Mir yang berburu kemenangan MotoGP pertamanya, melihat celah ketika Rins melebar di Tikungan 11 dan menyalip rekan satu timnya itu di lap ke-17. Mir bertahan di depan dengan 11 lap tersisa hingga finis pertama.
"Balapan yang sangat cepat sejak awal ketika aku memimpin aku merasa sangat baik," kata Rins.
"Di Tikungan 11 aku salah memasukkan gigi dan aku sedikit melebar lalu Joan menyalipku kemudian dia menunjukkan level yang sangat tinggi di trek.
"Aku mencoba mencari kompromi dengan ban belakang dan depan tapi selamat untuk tim Suzuki finis 1-2 di balapan."
Dengan hasil itu, Rins naik ke peringkat tiga dengan raihan poin 125, sama dengan yang dimiliki Quartararo, dengan dua balapan tersisa.
Sementara Mir, yang menjalani tahun keduanya di kelas premier, memiliki peluang untuk mengunci gelar juara dunia di Grand Prix Valencia pekan depan, di mana ia hanya perlu menjaga jarak 26 poin dari rival-rivalnya di akhir balapan.
Berita Terkait
-
Posisi Honda sebagai Produsen Mobil Terbesar Global akan Digusur Suzuki
-
Review Film Renoir: Ketika Kita Terlalu Remehkan Perasaan Anak
-
Suzuki V-Strom 250SX Libas Jalur Ekstrem Bali Dari Savana Tianyar Hingga Black Lava
-
Rahasia Dapur Ojol: 5 Motor Paling 'Badak' Anti Rewel, Bikin Cuan Ngalir Tanpa Jajan Bengkel
-
Terpopuler: CR-V Bekas Tahun ke Tahun, MPV Baru Suzuki Setara Voxy
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
-
Kalahkan Jojo di Indonesia Open 2026, Victor Lai Akui Dilatih Orang Indonesia
-
Jonatan Christie Tersungkur di Istora, Puasa Tunggal Putra Merah Putih di Indonesia Open Berlanjut
-
An Se-young Pertahankan Gelar Indonesia Open 2026, Rahasianya Bukan Target Juara
-
Hattrick Gelar di Asia! Christiansen/Boje Nangis Haru Usai Rajai Indonesia Open 2026
-
Target Terapkan Sistem Home-Away, Campus League Teken MoU dengan UPH
-
Ganda Putri Indonesia Tunjukkan Progres Signifikan, Karel: Sebelum Kalah, Kita Tarung Dulu!
-
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Takhta Juara di Istora!
-
Kejutan Semifinal IBL 2026! Satria Muda dan Pelita Jaya Tumbang di Kandang
-
Nostalgia Final 1999: Rico Lubis Sebut NBA Finals 2026 Tanpa LeBron James Lebih Menarik