Suara.com - Arab Saudi akan maju dalam pencalonan tuan rumah Asian Games 2030. Agar terpilih dalam pencalonan itu, Duta Besar Arab Saudi Esam Abid Althagafi mengunjungi Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali untuk meminta dukungan.
Dalam pertemuan yang dilakukan di Kantor Kemenpora, Kamis, Zainudin menyampaikan bahwa kerja sama keolahragaan antara RI dengan Arab Saudi sudah terbangun cukup lama. Kerja sama yang sudah dibangun itu mempererat hubungan di antara kedua negara tersebut.
“Kerja sama antara Arab Saudi dan Indonesia sudah terbangun cukup lama di berbagai bidang. Tentu banyak hal yang bisa dikembangkan dalam bidang olahraga. Harapan yang disampaikan tentu menjadi pertimbangan kami, mengingat sejarah yang cukup panjang antara hubungan Arab Saudi dengan Indonesia,” kata Zainudin dalam siaran pers yang diterima Kamis (3/12/2020).
Zainudin melanjutkan, Kemenpora akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kementerian Luar Negeri untuk membahas ketertarikan Arab Saudi menjadi tuan rumah Asian Games 2030. Namun ia menyarankan kepada Dubes Esam untuk melakukan komunikasi dengan pihak Komite Olimpiade Nasional (NOC) Indonesia dan negara-negara Asia lainnya.
“Kami ingin membantu supaya dukungan Arab Saudi semakin bulat. Saya harap juga Arab Saudi melakukan komunikasi dengan negara-negara lain terkait hal ini,” ucapnya.
Sementara itu, Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Esam Abid Althagafi menyambut baik pertemuan itu. Dalam pencalonan tuan rumah Asian Games 2030, Arab Saudi berharap dukungan dari Indonesia.
“Oleh karenanya, kiranya Indonesia mendukung Arab Saudi dalam pencalonan ini. Terima kasih juga atas respons cepat (Menpora) sehingga kita bisa bertemu. Kita juga melakukan koordinasi dengan negara lain,” katanya.
Dubes Esam menyampaikan, Arab Saudi memberi perhatian yang besar terhadap dunia olahraga. Oleh karena itu, berharap kerja sama dalam bidang olahraga dapat diperluas.
“Arab Saudi memberi perhatian yang sangat luar biasa dalam perkembangan olahraga. Oleh karenanya, perhatian ini diperluas untuk senantiasa bekerja sama dengan negara sahabat. Kami memutuskan untuk mengajukan untuk menjadi calon tuan rumah Asian Games 2030,” ujarnya.
Baca Juga: Bek Timnas U-19, Pratama Arhan Punya Mimpi Bermain di Manchester City
“Melalui momentum Asian Games ini, kami ingin juga mengenalkan pariwisata di sana. Jika terpilih nantinya, ini juga menjadi bagian dari silaturahmi dari pada atlet, pelatih, ofisial, dan lainnya,” tambah Dubes Esam. (Antara)
Berita Terkait
-
Hadir di Asian Games Indonesia, Daihatsu Jepang Rayakan Produksi ke-30 Juta
-
Kejari Terima Tersangka Kasus Penipuan Proyek Asian Games Palembang
-
Jansen Kaget Honor Panitia Asian Games Belum Lunas: Semoga Uangnya Ada
-
Kangen Sepak Bola Indonesia, Luis Milla Unggah Video Momen Asian Games 2018
-
Kesal Sampai Ngumpat, Taufik Hidayat Buka Alasan Tak Bawa Obor Asian Games
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis