Suara.com - Ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan babak perempat final Yonex Thailand Open 2021 yang akan digelar Jumat (15/1/2021).
Pada laga yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Praveen/Melati akan berhadapan dengan pasangan Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Boje.
Di atas kertas, Praveen/Melati memang lebih unggul karena saat ini mereka menduduki peringkat keempat dunia, sedangkan Christiansen/Boje berada di rangking ke-28 dunia.
Meski demikian, Praveen/Melati tidak ingin menganggap enteng lawannya itu. Pasalnya, pada babak kedua Thailand Open, Kamis, Christiansen/Boje menyingkirkan pasangan unggulan ketujuh asal Inggris Marcus Ellis/Lauren Smith dengan skor 21-18, 21-18.
“Untuk besok, kami harus lebih siap lagi karena akan melawan pasangan Denmark yang kualitasnya bagus. Tadi mereka mengalahkan unggulan ketujuh. Kami harus mempersiapkan diri dengan baik,” kata Praveen dikutip dari laman PBSI, Kamis (14/1/2021).
Sementara itu, sebelum melangkah ke perempat final, Praveen/Melati yang merupakan unggulan kedua dalam turnamen itu lebih dulu mengalahkan wakil tuan rumah Supak Jomkoh/Supissara Paewsampran dengan perolehan angka 21-14, 22-20.
Menurut Praveen, pasangan Thailand itu bermain dengan solid dan memiliki jiwa pantang menyerah. Dia pun mengakui kunci kemenangannya pada babak kedua, yaitu dengan menjaga fokus dan komunikasi bersama Melati di lapangan.
“Hari ini kami bermain cukup bagus, begitu juga dengan pasangan Thailand. Mereka punya permainan yang solid dan jiwa pantang menyerah. Kami hanya mencoba terus fokus pada pola permainan kami sendiri dan menjaga komunikasi, jangan sampai lengah dan kendur,” ungkap Praveen.
Selain Praveen/Melati, Indonesia juga meloloskan lima wakil lainnya ke perempat final Yonex Thailand Open 2021, yakni ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, dua tunggal putra Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, serta dua ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Baca Juga: Singkirkan Fajar/Alfian, Leo/Daniel Menangi Perang Saudara di Thailand Open
Berita Terkait
-
PB Djarum Apresiasi Atlet Berprestasi, Salsabila Zahra Aulia Jadi Bintang Muda Terbaik
-
Indonesia International Challenge 2025: 5 Ganda Campuran Amankan Tempat di Perempat Final
-
Status Unggulan Kedua, Bisakah Bobby/Melati Penuhi Ekspektasi di China Masters?
-
Thailand Open 2025: Juara Baru Lahir, Timnas China dan Malaysia Sabet Dua Gelar
-
Jadwal Laga Final Thailand Open 2025, Didominasi Wakil dari Empat Negara
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Kemitraan Lanjut di 2026, Mental Juara Sean Gelael Meningkat
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis