Suara.com - Ferrari pada Rabu (10/3/2021) telah menyibak tirai yang menutupi mobil baru mereka, SF21, yang akan dikendarai oleh duet Carlos Sainz dan Charles Leclerc di Formula 1 tahun ini.
SF21 menjadi mobil ke-67 yang dibangun di Maranello untuk kejuaraan dunia F1 dan merupakan evolusi dari mobil tahun lalu SF1000, karena sebagaimana regulasi mengatur, tim diharuskan menggunakan sasis yang sama seperti yang dipakai pada 2020.
Regulasi yang cukup stabil tidak menyisakan banyak ruang untuk pengembangan.
Meski demikian, SF21 dipersenjatai mesin baru Ferrari dan paket aerodinamika yang diharapkan mampu merestorasi kejayaan Ferrari setelah tim asal Italia itu menjalani musim terburuk mereka sejak 1980 pada tahun lalu, dengan finis peringkat enam di klasemen konstruktor, tanpa menang satu pun balapan.
"Ketika kami memulai proyek SF21, tugas pertama kami adalah mengidentifikasi area mana dari mobil ini yang harus menjadi fokus kami untuk mencapai perubahan yang radikan." kata kepala sasis Ferrari Enrico Cardile seperti dikutip laman resmi tim.
"Kami memilih bagian belakang, mendesain girboks dan sistem suspensi baru."
"Aerodinamika juga menjadi salah satu area yang terdampak perubahan regulasi yang bertujuan mengurangi beban vertikal yang dihasilkan, untuk tidak membebani ban terlalu banyak."
"Karena regulasi, tidak banyak perubahan drastis yang memungkinkan di bagian depan mobil. Jadi kami mengembangkan sayap depan baru yang bekerja dengan konsep dari bagian hidung baru, tapi sasis dan suspensinya dari SF1000 tahun lalu."
Sementara kepala tim Ferrari Mattia Binotto di sesi presentasi tim pada 26 Februari lalu mengatakan power unit baru Ferrari, ketika menjalani tes dyno, menunjukkan kecepatan yang lebih tinggi di lintasan lurus dibanding pendahulunya.
Baca Juga: Sirkuit Algarve, Portimao, Masuk Kalender Formula 1
Hal itu memberi harapan kepada Ferrari di musim 2021 setelah terakhir kali mereka meraih pole position pada Grand Prix Meksiko 2019 dan kemenangan terakhirnya di Singapura 2019.
SF21 masih dibalut livery warna tradisional Ferrari yaitu merah, namun kali ini ditempeli logo Mission Winnow berwarna hijau di bagian penutup mesin, di belakang kokpit.
Warna merah itu juga berpadu dengan warna merah anggur yang menghiasi bagian belakang mobil.
SF21 akan untuk pertama kalinya diturunkan di trek di Sirkuit Internasional Bahrain untuk sesi pengambilan gambar untuk keperluan tim, mitra dan media, pada Kamis sebelum sesi tes pramusim di Bahrain pada 12-14 Maret. (Antara)
Berita Terkait
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Pulih dari Cedera, Muhammad Ferrari Siap Perkuat Bhayangkara FC
-
Mantan Desainer iPhone Pilih Tombol Fisik untuk Mobil Listrik Ferrari Ketimbang Layar Sentuh
-
Pembalap McLaren Oscar Piastri Amankan Posisi Kedua GP Jepang 2026
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pesilat Indonesia Kompak Dukung Misi Prabowo: Pencak Silat Wajib Tembus Olimpiade!
-
Dari Bela Diri ke Jati Diri, Prabowo Subianto Soroti Makna Pencak Silat bagi Bangsa
-
Prabowo Subianto Tegaskan Bangsa Besar Harus Bangga Budayanya Jangan Minder
-
Presiden Prabowo Titip Pesan Serius ke Ketua IPSI Baru: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade
-
Prabowo: Indonesia Guru Pencak Silat, Thailand-Vietnam Kini Jadi Penantang Serius
-
Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026