Suara.com - Roger Federer mengaku merasa lelah ketika kembali dari 14 bulan absen bertanding saat mengalahkan Dan Evans di Qatar Open 2021, Kamis (11/3/2021) WIB.
Akan tetapi, hal tersebut tidak akan mengubah rutinitas pasca-pertandingan yang biasa dilakukan petenis Swiss berusia 39 tahun itu.
Federer, yang tidak bermain sejak kalah dari Novak Djokovic di semifinal Australia Open 2020 setelah menjalani dua operasi lutut, menang atas Evans dengan angka 7-6(8), 3-6, 7-5.
Federer tampil dengan gerakan khasnya, dan mengatakan lututnya tertahan selama duel dua jam 24 menit tersebut.
Saat ditanya apakah dia akan menggunakan teknik pemulihan baru sebelum partai perempatfinal Qatar Open melawan Nikoloz Basilashvili, Federer mengaku akan tetap melakukan rutinitasnya seperti biasa.
"Anda sedang berbicara dengan pria kuno. Jadi, saya pernah sekali mandi es dan saya tidak menyukainya. Saya tidak akan melakukannya lagi," kata Federer seperti dikutip dari Reuters, Kamis (11/3/2021).
"Saya tidak minum obat penghilang rasa sakit untuk bersenang-senang. Saya hanya meminumnya ketika saya benar-benar membutuhkannya, dan itu sepertinya tidak perlu untuk malam ini," paparnya.
"Saya akan melakukan peregangan, pijat dan tidur, lalu melakukan pemanasan dengan benar besok. Sangat sederhana," ucap Federer.
Juara 20 kali Grand Slam itu merasa seperti mengendarai sepeda ketika mempersiapkan diri untuk kembali bertanding. Dia mengaku ada rasa gugup yang membayanginya.
Baca Juga: Stefano Pioli Tolak Manchester United vs AC Milan Disebut Final Kepagian
"Di pagi hari saya mulai memikirkannya, dan saya tidak tahu, Anda bisa merasa semakin tegang lagi. Bukan berarti Anda mulai khawatir, tetapi sebenarnya Anda menjadi lebih bersemangat," celoteh Federer.
"Tapi secara keseluruhan, saya sangat senang, dan senang dengan cara saya bermain," lanjutnya.
Karena telah meninggalkan lapangan pertandingan cukup lama, Federer harus diingatkan tentang peraturan saat bertanding melawan Evans, seperti waktu pemanasan dan saat meminta handuk.
"Itu terjadi berkali-kali, tidak hanya sekali. Saya lupa mengambil handuk. Ya, saya lupa membawa handuk," tutur Federer.
Sang petenis juga mengaku lupa durasi pemanasan. "Saya kira empat menit, karena saat saya latihan memukul dengan Dan, kemudian di pukulan selanjutnya, setelah 30 detik, dia sudah melakukan volley. Saya berpikir; 'mengapa dia begitu terburu-buru?'"
Soal performa dalam pertandingan melawan Evans, Federer mengaku puas dengan penampilannya.
"Ada banyak hal yang masih bisa saya tingkatkan, tetapi secara keseluruhan saya sangat senang dengan cara saya bermain," pungkas Federer.
[Antara]
Berita Terkait
-
Berapa Harga Sepatu On Cloud 2025? Ini Rekomendasi Terbaik untuk Olahraga
-
Rekor Baru Novak Djokovic: Petenis Peringkat Satu Dunia Tertua Sepanjang Sejarah
-
Belum Siap Berkompetisi, Rafael Nadal Mundur dari Qatar Open 2024
-
Qatar Open: Aldila Sutjiadi Bangkit untuk Lewati Babak Pertama
-
Aldila Sutjiadi Bangkit untuk Lewati Babak Pertama Qatar Open 2024
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur