Suara.com - Indonesia Patriots mencatatkan kemenangan keempat beruntun mereka pada fase pertama Liga Bola Basket Indonesia (IBL 2021) setelah membungkam Prawira Bandung 78-73 di gelembung Robinson Resort, Bogor, Minggu (14/3/2021).
Sementara bagi Prawira Bandung, hasil kali ini jadi kekalahan pertama mereka setelah pada dua laga sebelumnya mampu menaklukkan Satria Muda Pertamina Jakarta dan Amartha Hangtuah.
Disiarkan langsung lewat kanal IBL TV di Youtube, Yudha Saputera memimpin perolehan angka Patriots dengan memborong 26 poin setelah bermain selama 25 menit.
Sebaliknya di kubu Prawira, pemain terbaik (MVP) musim lalu, Abraham Damar Grahita mencetak 26 poin, diikuti 11 poin dari kapten tim, Diftha Pratama.
Meski tertinggal 14-18 di kuarter pertama, Indonesia Patriots yang diisi pemain tim nasional elite muda mulai menampilkan permainan yang agresif dengan mengandalkan fast break untuk berbalik memimpin 42-36 pada paruh pertama pertandingan.
Jual-beli serangan terjadi di periode berikutnya. Layup dari Yudha Saputera pada sisa waktu 28 detik langsung dibalas oleh Abraham Damar untuk memangkas jarak menjadi 58-59 tepat pada akhir kuarter ketiga.
Kuarter keempat dibuka lewat layup dari Abraham Damar untuk membawa Prawira unggul 60-59 sebelum tripoin Arighi mengembalikan keunggulan Patriots 62-60.
Selepas itu, Prawira mulai mengendalikan permainan bahkan sempat unggul 72-66. Namun delapan poin beruntun yang dibukukan Yudha Saputera serta empat tembakan bebas dari Arighi cukup untuk memastikan kemenangan Patriots 78-73.
Prawira Bandung bisa saja mengambil alih keunggulan seandainya dua percobaan tripoin dari Reza Guntara dan Abraham Damar di sisa waktu empat detik jelang berakhirnya pertandingan membuahkan poin.
Baca Juga: Terapkan Prokes Ketat, IBL 2021 Diapresiasi Menpora
Berdasarkan catatan statistik, Prawira memang masih kalah untuk urusan akurasi tripoin dengan persentase 16 persen, dibanding 28 persen dari Patriots.
Demikian juga dengan akurasi lemparan bebas, skuad asuhan Andre Yuwadi itu hanya mencatatkan 58 persen dibanding 85 persen milik Patriots.
Pada Senin (15/3), Prawira akan melawan NSH Mountain Gold Timika, sedangkan Indonesia Patriots dijadwalkan jumpa Satya Wacana Saints Salatiga pada Kamis (18/3). (Antara)
Berita Terkait
-
Perbasi Kembangkan Pebasket Muda Potensial Indonesia Berpostur Lebih dari 180 Cm
-
Laga Internasional Syarat Timnas Basket Indonesia Main di FIBA World Cup
-
Akhiri Penantian 25 Tahun, Tim Basket Prawira Harum Bandung Juara IBL 2023
-
Kalahkan Pelita Jaya Bakrie, Prawira Bandung Juara IBL 2023
-
Semifinal IBL 2023: Prawira Bandung Menang di Solo, Unggul 1-0 atas Dewa United
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar