Suara.com - Louvre Dewa United Surabaya mengunci tiket playoff Liga Bola Basket Indonesia (IBL 2021) setelah menundukkan Indonesia Patriots 74-68 dalam laga pemungkas fase reguler di gelembung Robinson Resort, Bogor, Sabtu (10/4/2021).
Kemenangan itu memastikan Louvre finis sebagai posisi kedua klasemen akhir Divisi Merah dengan koleksi 26 poin, menyalip Bali United Basketball yang kini nasibnya di ujung tanduk setelah dikalahkan Satria Muda Pertamina Jakarta 55-59 pada laga lebih awal.
Pemain naturalisasi Jamarr Andre Johnson menjadi bintang kemenangan Louvre lewat raihan dwiganda 29 poin dan 11 rebound, dibantu Dio Tirta Saputra yang juga mencapai dwiganda lewat 10 poin dan 10 rebound serta sumbangan masing-masing 12 poin dari Wendha Wijaya dan Kevin Moses Poetiray.
Di kubu Patriots, Aldy Izzatur Rachman jadi pencetak angka terbanyak lewat 14 poin, diikuti Ali Bagir Alhadar 13 poin dan Yudha Saputera 10 poin.
Patriots mengawali pertandingan dengan positif dan memimpin 15-9 pada separuh kuarter pertama selepas Ali Bagir melesakkan dua lemparan bebas.
Separuh periode berikutnya, Louvre bangkit dan memangkas jarak ketertinggalan menjadi hanya tersisa 17-18 ketika Leonardo Effendy menceploskan layup untuk menutup kuarter pertama.
Louvre bangkit di kuarter kedua dan berbalik memimpin 23-18 pada sisa waktu delapan menit 14 detik saat Jamarr sukses melakukan three-point play.
Marjin keunggulan Louvre diperlebar menjadi tujuh poin ketika Dio Tirta melesakkan tembakan dua angka di pengujung kuarter kedua untuk menutup paruh pertama dalam kedudukan 39-32 atas Patriots.
Louvre tampil perkasa memperlebar marjin keunggulan jadi 58-43 saat Kevin menutup kuarter ketiga dengan sebuah three-point play yang membuat kedudukan 59-43.
Baca Juga: IBL 2021: Tekuk Prawira Bandung, Bima Perkasa Perbesar Peluang Play-off
Anak-anak asuh Youbel Sondakh menciptakan momentum kebangkitan di kuarter pemungkas, tetapi mereka hanya mampu paling dekat memangkas jarak jadi 67-72 pada sisa waktu 38 detik melalui lemparan dua angka Aldy.
Lantas di 10 detik terakhir pertandingan Jamarr mengkonversi dua lemparan bebas, yang hanya bisa dibalas sekali oleh Ali Bagir, mengunci kemenangan Louvre 74-68 atas Patriots. (Antara)
Berita Terkait
-
Perbasi Kembangkan Pebasket Muda Potensial Indonesia Berpostur Lebih dari 180 Cm
-
Laga Internasional Syarat Timnas Basket Indonesia Main di FIBA World Cup
-
Milos Pejic Pulang ke Serbia di Seri Pamungkas IBL 2023
-
Bungkam Indonesia Patriots, Pelita Jaya Belum Terkalahkan di 11 Laga
-
Hasil IBL 2023: Mountain Gold Menang Dramatis atas Indonesia Patriots 73-72
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis