Suara.com - Ratusan atlet, termasuk sprinter AS Justin Gatlin, berpartisipasi dalam acara uji coba di Stadion Olimpiade menjelang penyelenggaraan Olimpiade Tokyo yang akan berlangsung kurang dari tiga bulan, Reuters melaporkan, Minggu (9/8/2021).
Tidak ada penonton yang hadir di stadion, tempat upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade akan diadakan, karena Tokyo masih dalam keadaan darurat untuk mengontrol lonjakan kasus COVID-19.
Acara, yang melibatkan 420 atlet itu -- termasuk sembilan yang datang dari luar negeri untuk berpartisipasi -- dibagi menjadi sesi pagi dan sore dengan peraih medali emas Olimpiade 2004 Gatlin pada daftar start untuk nomor 100 meter.
Terlepas dari keadaan darurat, penyelenggara telah menggelar lebih dari 11 acara uji coba sejak bulan lalu tanpa ada kasus COVID-19 yang dilaporkan.
Empat dari acara uji coba tersebut, yaitu bola voli, loncat indah, maraton dan atletik -- termasuk atlet dari luar negeri. Survei menunjukkan bahwa sebagian besar orang Jepang menentang penyelenggaraan Olimpiade karena kekhawatiran pandemi.
Presiden Atletik Dunia, Sebastian Coe, berusaha meredakan kekhawatiran itu.
"Kami sangat berempati dengan perlunya menyadari sepenuhnya bahwa komunitas di seluruh dunia pasti khawatir tentang banyak hal terkait COVID-19," kata Coe.
"Kami menanggapi kekhawatiran itu dengan sangat, sangat serius. Protokol COVID-19, terutama yang telah dikembangkan oleh World Athletics selama satu setengah tahun terakhir oleh tim kesehatan dan sains kami yang sangat ahli dalam hal ini, secara konsisten membantu menyelenggarakan acara dengan lingkungan yang aman dan terjamin."
Banyak atlet mengatakan mereka ingin Olimpiade terus berlanjut.
Baca Juga: Zohri Tempati Peringkat 7 pada Uji Coba Olimpiade Tokyo
"Masyarakat memang khawatir ada orang yang datang dari luar negeri karena varian virus corona sedang menyebar, tapi sebagai atlet saya ingin Olimpiade bisa digelar bersama orang-orang dari berbagai negara," kata Suzuha Kobari, usai mengikuti cabang lari 100 meter putri.
Pesenam ritmik Jepang, Nanami Takenaka, memahami adanya pandangan yang berlawanan, tetapi itu memberi timnya alasan ekstra untuk memberi kegembiraan melalui penampilan mereka.
"Kami akan fokus pada hal-hal yang bisa kami lakukan dan ketika Olimpiade diadakan kami ingin memberikan performa terbaik kami sehingga orang-orang bisa tersenyum dan merasa senang Olimpiade berlangsung," kata Takenaka.
Acara uji coba pada pagi hari termasuk tolak peluru putra, lompat ganda putri dan 200 meter putri. Sesi malam akan mencakup beberapa pertandingan, termasuk final untuk lompat galah, lompat tinggi, lembing dan 100 meter putra. (Antara)
Berita Terkait
-
Ada Richarlison, Ini 5 Jebolan Olimpiade Tokyo yang Bela Brasil di Piala Dunia 2022
-
Rambah Dunia Fesyen, Gresysia Polii Buka Toko Sepatu dan Pakaian
-
Raja Sapta Oktohari Optimis Indonesia Berjaya di Olimpiade 2024 Paris
-
Olimpiade Tokyo Habiskan Biaya Dua Kali Lipat dari Perkiraan Awal
-
Pram/Yere Gembira Bisa Kalahkan Juara Olimpiade Tokyo: Kami Ada Kemajuan!
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis