Sport / arena
Arief Apriadi
Pelatih Satria Muda Pertamina Jakarta, Milos Pejic memberi arahan saat timnya memainkan gim pertama semifinal Divisi Putih IBL 2021 melawan West Bandits Solo di Mahaka Square Arena, Jakarta, Jumat (28/5/2021). (HO/IBL/Hari Purwanto)

Suara.com - Pelatih Satria Muda Pertamina Jakarta Milos Pejic menyoroti jadwal final Indonesian Basketball League (IBL) 2021. Jadwal padat harus dilewati tim asal Jakarta tersebut dalam misi merengkuh gelar juara.

Satria Muda akan menghadapi Pelita Jaya Jakarta dalam laga final IBL 2021 yang akan berlangsung dengan format best-of-three di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Gim pertama final IBL 2021 akan berlangsung pada Kamis (3/6/2021) dan sehari setelahnya kedua tim harus kembali berlaga pada gim kedua, sebelum memainkan gim ketiga (jika kedudukan imbang 1-1) pada Minggu (6/6/2021).

Kondisi itu membuat para pemain Satria Muda maupun Pelita Jaya hanya punya waktu kurang dari satu hari untuk proses pemulihan.

Baca Juga: Pelita Jaya Lolos Final IBL 2021, Pelatih: Louvre Berikan Pelajaran Berharga

"Ya mungkin benar [jadwal padat jadi masalah]. Kurang baik kembali main [dengan istirahat] kurang dari sehari, apalagi dalam permainan yang sengit dan menguras fisik," kata Milos Pejic dalam konferensi pralaga, Selasa (1/6/2021).

Meski demikian, Pejic enggan banyak mengeluh. Yang perlu dipastikan, katanya, Satria Muda harus bisa menyiapkan para pemain dalam kondisi baik di tengah jadwal yang padat.

Point guard Satria Muda Pertamina Jakarta, Christian Gunawan (tengah) beraksi melawan West Bandits Solo dalam gim kedua semifinal Divisi Putih IBL 2021 di Mahaka Square Arena, Jakarta, Minggu (30/5/2021). (HO/IBL/Hari Purwanto)

"Yang penting adalah kami harus memastikan tim siap meski 24 jam kemudian harus kembali bermain," beber Pejic.

Perihal Pelita Jaya sebagai lawan Satria Muda, Milos Pejic menyebut timnya harus waspada terhadap skuad besutan Ocky Tamtelahitu.

Pelita Jaya musim ini diisi para pemain langganan Timnas Indonesia seperti Andakara Prastawa, Hardian Wicaksono, Vincent Rivaldi Kosasih, hingga Respati Ragil Pamungkas.

Baca Juga: Hantam West Bandits, Satria Muda Melenggang ke Final IBL 2021

"Mereka punya banyak pemain Timnas, punya size [postur], bagus di rebound, fast break. Mereka tim berkualitas," beber Pejic.

Komentar

terkini