Suara.com - Dua tim finalis Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2021, Pelita Jaya Bakrie Jakarta dan Satria Muda Pertamina Jakarta, sama-sama ngotot hanya ingin memainkan dua gim dalam rangkaian partai puncak musim ini.
Seperti musim-musim sebelumnya, final IBL 2021 juga menggunakan format best-of-three alias tim yang lebih dulu meraih dua kemenangan akan menyabet gelar juara.
Dengan kata lain, baik Pelita Jaya maupun Satria Muda sama-sama menyongsong partai final dengan kepercayaan diri tinggi. Gim pertama akan dilangsungkan di Mahaka Square Arena, Jakarta, Kamis (3/6/2021) besok.
"Kami akan coba pastikan 2-0 saja," sesumbar pelatih kepala Octaviarro 'Ocky' Tamtelahitu secara singkat dalam jumpa pers virtual pra-final, seperti dimuat Antara, Rabu (2/6/2021).
Kedua tim memang sudah sejak awal musim dijagokan untuk bisa merintis jalan hingga ke partai final, karena dinilai relatif dominan dalam peta kekuatan IBL saat ini.
Dengan rekam jejak lebih banyak trofi liga profesional yang dimiliki, yakni sembilan banding satu, Satria Muda ditempatkan pada posisi yang lebih diunggulkan dibanding Pelita Jaya, tetapi Ocky mengaku tidak khawatir dengan hal tersebut.
"Semua orang di luar punya perhitungan, tetapi dua tim ini hampir persis sama kekuatannya," kata Ocky.
"Kalau satu tim punya keunggulan di satu departemen, tim lainnya unggul di departemen lain. Maka bersyukurlah, kita semua akan menikmati pertandingan final yang seru," ujarnya menambahkan.
Pelita Jaya tiba di final setelah melewati Louvre Dewa United Surabaya dua gim langsung, dan berbekal catatan sebagai tim paling hebat di musim reguler lewat raihan 15 kemenangan dan hanya satu kekalahan.
Baca Juga: Sane Bidik Trofi Juara Euro 2020 Pasca Musim yang Sulit Bersama Bayern
Menariknya, satu kekalahan itu terjadi saat Pelita Jaya menghadapi Satria Muda di Seri II pada 23 Maret lalu.
"Kekalahan kemarin memang jadi pelajaran, salah satunya rebound akan kami perbaiki," tutur Ocky sembari menambahkan bahwa kekalahan di fase reguler tidak mempengaruhi kepercayaan diri timnya.
Membayar Enam Bulan Persiapan
Senada dengan Ocky, pelatih kepala Satria Muda Milos Pejic tidak mau membesar-besarkan makna kemenangan mereka atas Pelita Jaya di fase reguler dan fokus untuk menatap final.
"Setiap pertandingan adalah cerita yang baru, tetapi sejujurnya saya bersiap menghadapi Pelita Jaya yang akan lebih baik dibandingkan di gelembung," kata Pejic.
Kendati demikian, dia menegaskan bahwa timnya bersiap untuk memetik gelar juara sebagai buah dari kerja keras Satria Muda melakukan persiapan selama lebih kurang enam bulan terakhir.
Berita Terkait
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Perpisahan Emosional Ivy-Curry, IBL All-Star Jadi Laga Terakhirnya
-
Perbasi Gandeng Imigrasi Awasi Pemain Asing di IBL
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat