Suara.com - Petenis nomor dua dunia, Daniil Medvedev menyentil panitia penyelenggara French Open yang lebih memilih Amazon dari pada manusia ketika menjadwalkan laga perempatfinalnya melawan Stefanos Tsitsipas, Selasa (8/6/2021) malam waktu setempat atau Rabu (9/6/2021) WIB, ketika penonton tidak dibolehkan hadir karena jam malam COVID-19.
Amazon memiliki hak eksklusif siaran televisi di Prancis untuk menayangkan tayangan malam yang pertama kali terjadi di Roland Garros. Pertandingan pada malam hari dimainkan tanpa disaksikan penonton di Lapangan Philippe-Chatrier karena jam malam mulai pukul 9 malam.
"Laga kami sungguh pertandingan terbaik, jadi Roland Garros lebih memilih Amazon dari pada orang," kata Medvedev yang kalah 6-3, 7-6(3), 7-5 melawan Tsitsipas.
"Segampang itulah," sambung petenis Rusia berusia 25 tahun itu seperti dikutip Reuters, Rabu.
Direktur turnamen Guy Forget berkata kepada laman Tennis Majors pekan lalu bahwa penyelenggara sudah terikat komitmen dengan Amazon untuk menyiarkan pertandingan sesi malam.
Medvedev menyebut keputusan itu dilandasi uang dan hal itu mengingatkan dia kepada serial dokumenter 'Drive to Survive' mengenai Formula 1 dimana Grand Prix Australia 2020 tetap diadakan kendati dalam ancam wabah COVID-19.
"Saat awal pandemi ini, mereka sudah berada di Australia siap membalap dan mereka menanyai Lewis Hamilton mengenai apa pandangan dia soal membalap dalam kondisi dunia seperti saat ini terjadi," kata Medvedev.
"Dia (Hamilton) menjawab, 'saya tak tahu apa yang kita kerjakan di sini'. Jadi mereka tanya lagi dia, 'Kira-kira menurut Anda mengapa mereka memaksa Anda membalap? Dia menjawab 'Uang itu Raja'. Itu sama dengan di sini (French Open)," pungkasnya.
[Antara]
Baca Juga: Diminati Chelsea, Erling Haaland Kasih Sinyal Positif
Berita Terkait
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Chen Qingchen Umumkan Pensiun, Partnership Chen/Jia Resmi Berakhir
-
Fakta Unik French Open 2025, Wakil Korea dan China Back To Back Juara
-
Runner-up French Open, Fajar/Fikri Bidik Revans atas Kim/Seo di Pertemuan Selanjutnya
-
Fajar/Fikri Syukuri Raihan 'Runner-up' di French Open 2025, Alihkan Fokus ke Hylo Open
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta