Suara.com - Bona Septano, adik almarhum Markis Kido, mengaku tidak ada firasat terkait meninggalnya sang kakak. Namun, Bona mengatakan, Kido sempat dilarang pergi oleh ibunya untuk bermain bulutangkis.
Markis Kido diduga meninggal dunia karena serangan jantung ketika bermain badminton di Tangerang, Senin (14/6/2021) malam. Pebulutangkis yang akrab disapa Uda itu terkapar di lapangan saat sedang bermain.
Ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Omni Alam Sutera untuk mendapatkan pertolongan. Namun sayang nyawanya tidak tertolong.
"Mamah sempat ngelarang karena kondisinya lagi kurang fit jadi suruh di rumah saja. Tapi kata Uda gapapa karena buat senang-senang aja cuma ketemu teman saja, jadi kaga cape-cape," kata Bona di TPU Kebon Nanas usai prosesi pemakaman.
Bona menceritakan kakaknya memang rutin minun obat karena memiliki tensi yang tinggi. Namun, ia tak punya firasat apapun lantaran kondisinya normal.
"Jadi beberapa hari sebelumnya dia agak gak enak badan, tapi ya normal saja karena Uda tensinya tinggi dari dulu, jadi rutin minum obat. Hari Jumat cek tensi tinggi coba bawa ke dokter terus katanya tetap lanjut minun obat rutin," jelasnya.
"Sebelum berangkat ke Tangerang juga sempat makan bareng di luar sama mamah, masih ngobrol ketawa-tawa gak ada firasat apa-apa."
"Terus siang juga makan di luar sama mamah, cerita banyak. Sore baru izin pamit sama mamah mau pergi main."
Menurut Bona, almarhum memang masih gemar bermain bulutangkis di luar tugasnya sebagai seorang pelatih.
Baca Juga: Markis Kido Meninggal Saat Bermain Bulutangkis, Dokter: Dia Terdeteksi Hipertensi
"Walau jadi pelatih Uda tetep masih suka main sama teman-teman yang lain," pungkas Bona Septano.
Markis Kido berpulang di usia 36 tahun. Selain menyabet medali emas di Olimpiade 2008, Markis juga pernah memenangi Kejuaraan Dunia pada 2007, serta Piala Dunia Badminton pada 2006 silam.
Di puncak kariernya, ia dikenal sebagai tandem sehati Hendra Setiawan di sektor ganda putra Indonesia.
Berita Terkait
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
Mundur dari Indonesia Masters 2026, Jonatan Christie Pilih Jaga Kondisi
-
Final Perdana Jonatan Christie di 2026: Harapan Gelar Super 750 di India
-
Bongkar Pasang Ganda Putri 2026: Alasan Karel Mainaky Ambil Keputusan Besar
-
Agenda Turnamen BWF Januari 2026: Jadwal Padat Musim Baru Bulutangkis Dunia
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
Orleans Masters 2026: Dua Ganda Putra Melangkah ke 16 Besar, Satu Tersisih
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke 16 Besar, Leo/Bagas Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi Kekurangan
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Orleans Masters 2026, Tanpa Wakil dari Tunggal Putri
-
Orleans Masters 2026: Fakor Keamanan, Thalita Ramadhani Wiryawan Putuskan Mundur
-
Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya