Dengan kemenangan tersebut, Ginting bisa dibilang telah menjadi pemain super karena dalam perjalanan meraih juara harus mengalahkan empat juara dunia mulai dari Lin Dan, Victor Axelsen, Chen Long dan yang terakhir Kento Momota.
Satu tahun berselang, Ginting kembali bertemu dengan Kento Momota yang akan menjadi andalan tuan rumah Jepang untuk meraih medali emas Olimpiade Tokyo. Namun, kali ini Ginting harus legawa berada di posisi runner-up BWF World Tour Finals 2019. Ginting harus melalui pertandingan dramatis melawan peringkat satu dunia itu dengan rubber game 21-17, 17-21, 14-21.
Paceklik gelar pada 2019 akhirnya tersudahi pada awal 2020 saat Ginting tampil sebagai juara tunggal putra Indonesia Masters 2020 setelah menyingkirkan juara bertahan asal Denmark Anders Antonsen dalam rubber game 17-21, 21-15, 21-9.
Kemenangan itu mengembalikan gelar juara kepada Anthony yang meraih gelar Indonesia Masters pada 2018, sekaligus menjadi kegagalan bagi Antonsen untuk mempertahankan gelar yang pernah dia raih dalam ajang yang sama pada tahun sebelumnya.
Ginting saat itu mengatakan kemenangan tersebut tidak hanya membanggakan bagi dirinya pribadi, namun juga mengembalikan citra sektor tunggal putra Indonesia yang sempat meredup.
"Gelar ini sangat berarti buat saya dan khususnya di tunggal putra. Sektor ini pada masa sebelum saya sempat vakum (gelar juara)," ujar Ginting.
Debut Olimpiade
Saat ini, Ginting masih fokus melakoni latihan untuk mematangkan performa menjelang berlaga di Olimpiade 2020 Tokyo yang akan digelar kurang dari tiga pekan ke depan, dengan upacara pembukaan pada 23 Juli.
Dalam keterangan tertulis PBSI, Ginting mengaku lebih fokus memoles kemampuannya setelah menelan kekalahan pada turnamen simulasi Olimpiade Tokyo dari Shesar Hiren Rhustavito.
Baca Juga: Singkirkan Hawks, Milwaukee Bucks Tantang Phoenix Suns di NBA Finals 2021
Berdasarkan evaluasi dari turnamen simulasi, Ginting diharuskan meningkatkan ketahanan fisik dan fokus di lapangan.
Olimpiade Tokyo menjadi debut Ginting di pesta olahraga terakbar itu. Dia merasa tertantang, namun tidak mau berlebihan karena khawatir akan menjadi bumerang bagi penampilannya nanti.
"Pasti semangat karena siapa yang tidak mau main Olimpiade? Tapi tetap saya olah pikiran juga, jangan terlalu berlebihan dan jangan terlalu turun juga. Sekarang saya mencoba menikmati suasana mulai persiapan, latihan sampai di Tokyo nanti," ujar Ginting.
Pertandingan cabang olahraga (cabor) bulutangkis Olimpiade Tokyo akan dilangsungkan pada 24 Juli hingga 2 Agustus 2021 di Musashino Forest Sport Plaza, Jepang.
Biodata singkat
Nama: Anthony Sinisuka Ginting
Tempat tanggal lahir: Cimahi, 20 Oktober 1996
Klub: SGS PLN Bandung
Tangan: Kanan
Tinggi badan: 171cm
Sektor: Tunggal Putra
Tag
Berita Terkait
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Pesilat Indonesia Kompak Dukung Misi Prabowo: Pencak Silat Wajib Tembus Olimpiade!
-
Asap Hitam Menyelimuti Kota Rio, Kebakaran Hebat Stadion Picu Kepanikan Warga
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Piala Thomas 2026: Alwi Farhan Kena Comeback, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Thailand
-
Debut Menegangkan di Piala Thomas 2026, Sabar/Reza Bawa Indonesia Samakan Thailand 1-1
-
Drama Tiga Gim, Jonatan Christie Minta Maaf Usai Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand
-
Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Grup D Piala Thomas 2026, Fajar Diduetkan dengan Joaquin
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO Masuki Babak Delapan Besar, Persaingan Kian Ketat
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga