Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tetap diberangkatkan ke Jepang kendati tidak lolos kualifikasi Olimpiade 2020.
Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memiliki alasan tersendiri untuk tetap melibatkan pasangan peringkat ketujuh dunia tersebut.
Rionny Mainaky selaku Kabid Binpres PBSI menyebut pihaknya memang memberikan keistimewaan untuk sektor ganda putra perihal penambahan personil pendukung.
Lelaki asal Ternate, Maluku itu menjelaskan bahwa Indonesia mendapat kuota empat personil pendukung di ajang Olimpiade Tokyo.
Terkait pembagiannya, PBSI memberikan jatah lebih dulu kepada sektor ganda putra yang diproyeksikan mendulang medali emas, lalu sektor ganda campuran, dan tunggal putra.
"Jadi saya prioritaskan ke koh Herry [Iman Pierngadi, pelatih sektor ganda putra]. Jadi kita lihat peluang dari semua sektor," beber Rionny dalam jumpa pers daring, Rabu (7/7/2021).
Di sisi lain, Herry Iman Pierngadi menjelaskan bahwa alasan membawa Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto ke Tokyo adalah sebagai partner sparring bagi Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
"Kalau kami bawa yang lain, kualitasnya menurut saya masih di luar Fajar/Rian. Jadi kami bawa sparring pun harus yang mendekati permainan Kevin/Marcus dan Hendra/Ahsan," beber Herry.
"Nanti proses latihan di Kumamoto kualitas tak menurun jauh. Tiga pasang ini sekelas, hampir sama teknik permainannya."
Baca Juga: Jelang Olimpiade Tokyo, Jonatan Christie Ingin Matangkan Faktor Non-teknis
"Kalau saya bawa yang lain, tekanan untuk Hendra/Ahsan dan Kevin/Marcus akan beda."
Kontingen bulutangkis Indonesia akan jadi rombongan pertama yang bertolak ke Jepang untuk mengikuti Olimpiade. Mereka dijadwalkan terbang ke Kumamoto pada Kamis (8/7/2021), sebelum berangkat ke perkampungan atlet di Tokyo pada 18 Juli.
Tag
Berita Terkait
-
Penularan Covid Tinggi, Bagaimana Nasib Kontingen RI ke Olimpiade?
-
Olimpiade Tokyo: Hendra/Ahsan Bersiap Hadapi Lawan Ganda
-
PBSI Pastikan Tim Bulutangkis Indonesia Siap ke Olimpiade Tokyo
-
Jonatan Christie Pede TC di Kumamoto Berdampak Positif
-
Profil Atlet Olimpiade: Gregoria Mariska, Termuda di Tim Bulutangkis
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026