Sport / Raket
Rabu, 07 Juli 2021 | 16:41 WIB
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto langsung tersingkir di babak pertama Toyota Thailand Open, di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Rabu (20/1/2021). [BWF/Badmintonphoto]

Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tetap diberangkatkan ke Jepang kendati tidak lolos kualifikasi Olimpiade 2020.

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memiliki alasan tersendiri untuk tetap melibatkan pasangan peringkat ketujuh dunia tersebut.

Rionny Mainaky selaku Kabid Binpres PBSI menyebut pihaknya memang memberikan keistimewaan untuk sektor ganda putra perihal penambahan personil pendukung.

Lelaki asal Ternate, Maluku itu menjelaskan bahwa Indonesia mendapat kuota empat personil pendukung di ajang Olimpiade Tokyo.

Terkait pembagiannya, PBSI memberikan jatah lebih dulu kepada sektor ganda putra yang diproyeksikan mendulang medali emas, lalu sektor ganda campuran, dan tunggal putra.

"Jadi saya prioritaskan ke koh Herry [Iman Pierngadi, pelatih sektor ganda putra]. Jadi kita lihat peluang dari semua sektor," beber Rionny dalam jumpa pers daring, Rabu (7/7/2021).

Di sisi lain, Herry Iman Pierngadi menjelaskan bahwa alasan membawa Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto ke Tokyo adalah sebagai partner sparring bagi Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

"Kalau kami bawa yang lain, kualitasnya menurut saya masih di luar Fajar/Rian. Jadi kami bawa sparring pun harus yang mendekati permainan Kevin/Marcus dan Hendra/Ahsan," beber Herry.

"Nanti proses latihan di Kumamoto kualitas tak menurun jauh. Tiga pasang ini sekelas, hampir sama teknik permainannya."

Baca Juga: Jelang Olimpiade Tokyo, Jonatan Christie Ingin Matangkan Faktor Non-teknis

"Kalau saya bawa yang lain, tekanan untuk Hendra/Ahsan dan Kevin/Marcus akan beda."

Kontingen bulutangkis Indonesia akan jadi rombongan pertama yang bertolak ke Jepang untuk mengikuti Olimpiade. Mereka dijadwalkan terbang ke Kumamoto pada Kamis (8/7/2021), sebelum berangkat ke perkampungan atlet di Tokyo pada 18 Juli.

Load More