Suara.com - Pebalap Mercedes Lewis Hamilton senang bukan kepalang setelah merebut pole position untuk sprint race atau sprint qualifying F1 GP Inggris 2021.
Pilot jet darat peraih tujuh gelar juara dunia itu berhak mengklaim pole untuk sprint race setelah jadi yang tercepat dalam babak kualifikasi di Sirkuit Silverstone, Jumat (16/7/2021) malam.
Setelah finis terbaik ketiga di sesi latihan bebas pertama hari itu, juara dunia tujuh kali itu mencatatkan waktu terbaik 1:26,134 detik di Q3 saat Formula 1 menguji format baru balapan akhir pekan ini di Inggris.
Hamilton gagal memperbaiki catatan waktunya percobaan terakhir karena melakukan kesalahan kecil menuju tikungan terakhir.
Namun sang rival dari tim Red Bull Racing, Max Verstappen juga tak mampu lebih cepat dan harus puas start dari P2 dengan selisih 0,075 detik.
Rangkaian F1 GP Inggris 2021 berlangsung dengan kehadiran penonton. Lewis Hamilton menganggap dukungan publik tuan rumah turut melecut motivasinya.
"Saya merindukan ini sepanjang tahun. Anda melihat energinya, saya berharap dengan semua kerja keras yang kami lakukan sebagai tim dan semua energi dari para fan akan membantu kami," kata Hamilton, dikutip dari Antara, Sabtu (17/7/2021).
"Saya kehilangan kendali bagian belakang di tikungan terakhir jadi saya sangat gugup saat melintasi garis finis... Saya sangat senang. Terasa sudah begitu lama sejak kami tampil sangat ketat."
Valtteri Bottas akan memulai sprint race dari baris kedua di P3, di depan pebalap Ferrari Charles Leclerc di P4.
Baca Juga: Lando Norris Susah Tidur Pasca Dirampok saat Nonton Final Euro 2020
Format sprint race diperkenalkan akhir pekan ini ketika para pebalap berpacu kompetitif di balapan sepanjang 100km tanpa pitstop pada Sabtu untuk menentukan posisi grid balapan inti pada hari berikutnya.
Sedangkan Sabtu akan diawali dengan sesi latihan kedua sebelum sprint race pada sore harinya. Tiga poin akan diberikan kepada pebalap yang juara di sprint race, dua poin untuk runner-up dan satu poin untuk peringkat tiga.
Verstappen saat ini unggul 32 poin dari Hamilton di puncak klasemen pebalap setelah memenangi empat dari lima balapan terakhir.
Sedangkan Hamilton memegang rekor impresif di kampung halamannya dengan tujuh kemenangan di Silverstone.
Sementara Red Bull belum terkalahkan di lima balapan terakhir secara beruntun dan bakal menyulitkan Mercedes yang telah memenangi tujuh dari sembilan balapan di Silverstone.
"Saya rasa mobil ini sendiri cukup baik dikendalikan tapi kami mendapati understeer jadi saya tidak bisa menyerang setiap tikungan. Itu kenyataannya, tapi kami masih sangat ketat," kata Verstappen.
Tag
Berita Terkait
-
Berada di Posisi Ketiga Klasemen Konstruktor F1, Ini Harapan Bos McLaren
-
Sebelum F1 GP Belgia, Mercedes Bakal Putuskan Tandem Hamilton di Musim 2022
-
Hasil FP1 F1 GP Inggris: Max Verstappen Tercepat di Silverstone
-
Top 5 Sport: Duel Jermell Charlo vs Castano, Penentu Raja Kelas Menengah Junior
-
Mercedes Bawa Upgrade ke Silverstone, Lewis Hamilton Berharap Saingi Red Bull
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya